Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Umumkan Hasil Penyelidikan Insiden Fat Cat, Polisi Sebut Tak Ada Penipuan

Kompas.com - 20/05/2024, 20:50 WIB
Rintan Puspita Sari

Penulis

KOMPAS.com- Pada tanggal 19 Mei 2024, polisi Chongqing mengeluarkan laporan hasil penyelidikan kematian Liu yang dikenal secara online sebagai Fat Cat.

Fat Cat adalah gamer yang meninggal dunia di usia 21 tahun setelah melompat ke Jembatan Sungai Yangtze di Chongqing, China pada 11 April 2024. Tubuhnya baru ditemukan sekitar 10 hari kemudian. 

Kejadian ini pada awalnya tidak menarik banyak perhatian, namun saudara perempuan Fat Cat memposting di Douyin (TikTok China), Weibo dan media sosial lainnya yang mengatakan bahwa selama lebih dari dua tahun berpacaran online dengan saudara laki-lakinya, wanita tersebut berturut-turut meminta sebanyak 510.000 yuan (Rp 1,1 miliar).

Beberapa topik terkait masalah ini juga masuk dalam daftar pencarian terpopuler di platform sosial China antara bulan April dan Mei.

Baca juga: Sosok Fat Cat, Gamer Populer yang Kematiannya Curi Perhatian

Hanya tujuh jam sebelum melompat ke sungai, Fat Cat juga mentransfer 66.000 yuan (Rp 145 juta) kepada wanita tersebut dan menyatakan bahwa itu adalah hadiah sukarela.

Akibat unggahan itu, banyak netizen yang menuduh Tan menipu uang dan cinta, menyebutnya sebagai "pemburu gadis" dan "pembohong", dan menuntut agar dia mengembalikan uang yang diterimanya.

Beberapa juga menuntut agar dia diselidiki karena penipuan. Banyak selebritas internet juga yang mendukung Fat Cat, menyerukan "cintai dirimu sendiri terlebih dahulu sebelum mencintai orang lain".

Baca juga: Sebelum Akhiri Hidup, Fat Cat Masih Transfer Uang dan Kirim Bunga pada Mantan Kekasih

Tapi, setelah dilakukan penyelidikan, beberapa minggu setelah insiden tersebut, polisi Chongqing melaporkan bahwa mantan pacar Fat Cat, Tan Zhu, tidak menipu Fat Cat atas nama cinta dan bukan merupakan kejahatan penipuan.

Hasil investigasi insiden Fat Cat oleh Biro Keamanan Umum Kota Chongqing Cabang Distrik Nan'an mengungkap bahwa Tan (27 tahun) dan Liu (21 tahun) telah berpacaran dengan identitas asli mereka selama lebih dari dua tahun dan telah bertemu satu sama lain.

Tan juga disebut sudah mengenalkan Fat Cat pada keluargaya. Sedangkan mengenai uang yang ditransfer pada Tan Zhu, ternyata uang itu ada di dalam rekening bersama.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa Fat Cat mentransfer 317 kali ke Tan, dengan total lebih dari 799.000 yuan (Rp1,7 miliar), dan Tan juga mentransfer 179 kali ke Fat Cat dan kerabatnya, dengan total lebih dari 463.000 yuan (Rp 1 miliar).

Sebelum Fat Cat terjun ke sungai, Tan juga menegaskan bahwa ia menolak transfer Fat Cat.

Polisi mengatakan, mereka menabung bersama untuk merencanakan kehidupan masa depan. Tan tidak mengarang fakta atau menyembunyikan kebenaran, atau menipu properti Fat Cat atas nama cinta, perilakunya bukan merupakan kejahatan penipuan.

Pihak kepolisian juga menuduh saudara perempuan mendiang, Liu Yi memanipulasi opini publik dan mengarahkan netizen untuk menyerang dan menghina Tan.

Laporan kepolisian tersebut juga mengatakan bahwa setelah Fat Cat melompat ke sungai, Liu Yi melihat melalui ponsel yang ditinggalkan oleh "Fat Cat" dan berulang kali memposting informasi pribadi seperti catatan obrolan pribadi dan mentransfer tangkapan layar antara Fat Cat dan Tan melalui Douyin miliknya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com