Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Makna Filosofis di Balik Karakter Nyi Salimah di Pasar Setan

Kompas.com - 27/02/2024, 19:00 WIB
Ady Prawira Riandi,
Tri Susanto Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sutradara Wisnu Surya Pratama memiliki alasan tersendiri saat menciptakan karakter Nyi Salimah dalam film Pasar Setan.

Tokoh yang diperankan oleh Agni Pratistha ini dibuat berbeda dari sosok-sosok setan lainnya.

"Kita lihat film horor itu identik dengan warna hitam, putih, dan merah, villainnya pasti begitu," kata Wisnu dalam konferensi pers Pasar Setan, Selasa (27/2/2024).

Baca juga: Mimpi Agni Pratistha Perankan Setan Terwujud dalam Film Pasar Setan

"Saya rasa kita harus menciptakan warna yang baru untuk Nyi Salimah sebagai perempuan sosok yang powerful," sambungnya.

Wisnu Surya Pratama akhirnya memilih warna ungu untuk kostum utama Nyi Salimah.

Selain itu, Nyi Salimah diberikan tudung pengantin berwarna putih untuk sedikit menyamarkan wajahnya yang retak.

Baca juga: Film Pasar Setan Angkat Mitos Horor di Gunung Salak

Penampilan Nyi Salimah dilengkapi dengan sebuah liontin Ruby berwarna merah yang sengaja dipilih oleh Wisnu Surya Pratama.

"Itu inspirasinya dari batu Ruby. Saya waktu itu kebetulan ke Myanmar (untuk syuting dokumenter Precious Stone) penambangannya susah banget, bahkan kadang-kadang memakan korban. Dan itu saya pengin ada signature batu merah Ruby itu," kata Wisnu.

Sementara itu Agni Pratistha menceritakan pengalamannya syuting sebagai Nyi Salimah.

Baca juga: Cerita Roy Sungkono dan Audi Marissa Syuting Film Pasar Setan di Tengah Hutan, Kuras Tenaga dan Emosi

Ia harus duduk di kursi make-up selama dua sampai empat jam demi penampilan Nyi Salimah.

Meskipun demikian, Agni merasa puas dengan semua proses syuting film Pasar Setan karena itu adalah peran impiannya.

Film Pasar Setan merupakan produksi terbaru dari IDN Pictures.

Film garapan sutradara Wisnu Surya Pratama ini akan tayang di bioskop mulai 29 Februari 2024.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com