Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rhoma Irama Minta Masyarakat Tak Takut Laporkan Dugaan Kecurangan Pemilu 2024

Kompas.com - 22/02/2024, 20:38 WIB
Revi C. Rantung,
Tri Susanto Setiawan

Tim Redaksi

DEPOK, KOMPAS.com - Penyanyi dangdut Rhoma Irama meminta seluruh masyarakat agar tak takut melapor jika menemukan adanya kecurangan pada pemilu 2024.

Adapun hal itu disampaikan Rhoma Irama sebagai salah satu sikapnya dalam pemilu yang berlangsung pada 14 Februari 2024.

"Menyampaikan berbagai bukti kecurangan baik penyalahgunaan bansos, politik uang, tekanan oleh aparat dan lain-lain, kepada pihak yang bertanggung jawab termasuk melalui tim sukses masing-masing paslon,” kata Rhoma Irama dalam jumpa pers di daerah Cilodong, Depok, Jawa Barat, Kamis (22/2/2024).

Baca juga: Rhoma Irama Curiga Ada Kecurangan Pemilu, Minta Masyarakat Kawal Perhitungan Suara KPU

Pelantun “Begadang” ini juga meminta para pemimpin bangsa untuk menyikapi adanya isu miring tersebut.

“Meminta dengan sangat agar para pemimpin bangsa kembali menggunakan hati nurani dan akal sehat dalam melangkah dan menempatkan etika dan moral sebagai nilai-nilai yang utama,” ucap Rhoma Irama lagi.

Dalam kesempatan itu, Rhoma bahkan menyebut pesta demokrasi bukan lagi untuk seluruh rakyat melainkan pesta kepentingan lain.

Baca juga: Pernyataan Sikap Rhoma Irama Terkait Dugaan Kecurangan Pemilu 2024

“Pemilihan umum yang sejatinya merupakan pesta rakyat, telah menjadi pesta kelompok tertentu saja,” ungkap Rhoma Irama.

“Kebebasan berpendapat dan memilih telah dibungkam dengan tekanan, beras dan uang,” tambah Rhoma Irama.

Meski menyatakan sikap, Rhoma berharap situasi harus berjalan kondusif sembari menunggu penghitungan suara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Baca juga: Rhoma Irama Terus Perjuangkan Dangdut Masuk UNESCO

“Mengimbau seluruh pendukung paslon agar tidak terprovokasi untuk diadu domba, yang akan membuat situasi semakin parah,” kata Rhoma Irama.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com