Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sambangi Polda Metro Jaya, Tamara Tyasmara Jalani Pemeriksaan Tambahan atas Kasus Kematian Dante

Kompas.com - 21/02/2024, 14:24 WIB
Cynthia Lova,
Andi Muttya Keteng Pangerang

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis Tamara Tyasmara kembali menyambangi Polda Metro Jaya pada Rabu (21/2/2024).

Kedatangan Tamara ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan tambahan terkait meninggalnya sang anak, Raden Adante Khalif Pramudityo alias Dante (6).

Tamara datang pukul 13.35 WIB dengan mengenakan baju kaus hijau dengan luaran jaket denim bewarna cokelat.

Baca juga: Hari Ini, Polisi Bakal Periksa Tamara Tyasmara dan Ahli Renang Terkait Kasus Kematian Dante

Tamara datang bersama kuasa hukumnya, Neo Sandy Purba dan juga ibunya, Ristia Ayuni.

“Enggak, enggak (enggak bawa bukti tambahan). Ini (pemeriksaan) tambahan yang kemarin,” ujar Neo di Polda Metro Jaya, Rabu (21/2024).

Saat diberondong berbagai pernyataan, Neo mengatakan, Tamara akan bicara ke awak media setelah menjalani pemeriksaan.

Baca juga: Akui Dante Sempat Takut Berenang, Tamara Tyasmara Ungkap Penyebabnya

Tak hanya Tamara, ahli renang, dan juga guru dari Dante diperiksa Rabu hari ini.

Sebelumnya, penyidik sudah meminta keterangan lanjutan terhadap Tamara dan juga ibunya, yakni Ristia Ayuni pada Senin (19/2/2024).

Dalam proses pemeriksaan itu, Tamara mengeklaim memberikan alat bukti baru yang mungkin diperlukan penyidik, untuk mengungkap kasus kematian Dante.

Sebagai informasi, kekasih, Yudha Arfandi (33) membenamkan Dante sebanyak 12 kali di dalam kolam sedalam 1,5 meter. 

Baca juga: Pemeriksaan Tambahan Tamara Tyasmara dan Tangis Sang Bunda

Setiap kali korban hendak menggapai tepi kolam, tersangka menarik badan maupun kaki dari korban untuk terus berenang.

Yudha beralasan, hal itu ia lakukan untuk melatih pernapasan Dante.

Dokter menyatakan, Dante meninggal kehabisan oksigen karena tenggelam.

Kini, tersangka telah ditahan di Mapolda Metro Jaya.

Yudha dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 76 c juncto Pasal 80 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dan atau Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, dan atau Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, dan atau Pasal 359 KUHP tentang Kelalaian yang Menyebabkan Kematian.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com