Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tanggapan Stinky Reborn soal Permintaan Mediasi Ndhank Surahman

Kompas.com - 18/01/2024, 11:38 WIB
Revi C. Rantung,
Kistyarini

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemain bas band Stinky Reborn, Irwan Batara, menanggapi keinginan Ndhank Surahman untuk bermediasi mengenai polemik pelarangan lagu.

Baru-baru ini Ndhank juga telah meminta maaf atas kekisruhan yang terjadi melalui Instagram-nya.

Menurut Irwan, Stinky sudah mengetahui yang diinginkan Ndhank.

“Mediasi mah enggak perlu, orang kemauan dia (Ndhank) sudah kita tahu. Kan dia cuma minta 2 persen, itu kan kalau dua lagu dia,” kata Irwan saat dihubungi wartawan, Rabu (17/1/2024).

Baca juga: Irwan Stinky Bongkar yang Terjadi di Balik Somasi Ndhank

Irwan mengatakan, ke depannya Stinky hanya akan membawakan lagu “Mungkinkah”. Tentunya ada perhitungan berbeda yang disiapkan untuk Ndhank.

“Nanti kan kita enggak bawain lagu dia lagi yang ‘Jangan Tutup Dirimu’. Jadi cuma ‘Mungkinkah’ aja,” ucap Irwan.

“Kemungkinan kita kasih dia cuma 1 persen aja nanti. Sama aja nilainya kayak yang kita kasih kemarin, ujung-ujungnya sama,” tambah Irwan.

Irwan berpendapat tidak perlu ada mediasi antara Stinky dan Ndhank. Sebab, Ndhank bisa langsung berkomunikasi dengannya.

Baca juga: Tegaskan Ndhank Selalu Dapat Royalti, Irwan Stinky: Dia Dapat Lebih Gede

“Gegayaan dia pakai mediasi, tinggal telepon doang, Whatsapp jadi, pakai mediasi-mediasi,” tutur Irwan.

Irwan menambahkan bahwa Stinky tidak akan melanjutkan permasalahan ini.

“Stinky akan pasif. Kalau dia bergerak baru kita ambil langkah lagi. Tapi kalau enggak ada lagi ya kita anggap selesai aja,” ucap Irwan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com