Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lirik Lagu Di Tepian Rindu – Davi Siumbing, Beserta Maknanya

Kompas.com - 05/12/2023, 23:07 WIB
Andika Aditia

Penulis

KOMPAS.com – Komika Davi Siumbing merilis lagu “Di Tepian Rindu” pada 27 November 2023.

Lagu “Di Tepian Rindu” sempat menjadi trending di YouTube. Sejauh ini sudah ditonton lebih dari 1,9 juta kali, dan menduduki trending 4 YouTube Music.

Kebanyakan pendengar merasa lagu “Di Tepian Rindu” memiliki keterkaitan dengan kehidupan banyak orang.

Lagu "Di Tepian Rindu" menjadi lagu kedua yang diciptakan Davi Siumbing setelah lagu "Kerasnya Kota".

Lirik lagu “Di Tepian Rindu”

Pah, anakmu mulai dewasa
Sudah mulai malu
Mencium tanganmu

Pah, anakmu mulai besar
Sudah tak lagi mau
Bermain denganmu

Anakmu mulai dewasa
Sudah mulai mengerti
Arti kehidupan
Pah, anakmu selalu merindumu
Ingin mencium keningmu

Pah, seandainya kau tahu
Ku selalu merindukan
Saat-saat bermain, berlari
Berbohong tentang masakan Ibu
Bermain layang-layang
Hingga petang datang menyapa
Ku di tepian rindu
Pah, anakmu mulai dewasa
Sudah mulai malu
Mencium tanganmu
Pah, anakmu mulai besar
Sudah tak lagi mau
Bermain denganmu
Anakmu mulai dewasa
Sudah mulai mengerti
Arti kehidupan

Pah, anakmu selalu merindumu
Ingin mencium keningmu
Pah, seandainya kau tahu
Ku selalu merindukan
Saat-saat bermain, berlari
Berbohong tentang masakan Ibu
Bermain layang-layang
Hingga petang datang menyapa
Ku di tepian rindu
Dududududuuuu dududuuuuuuduuu dududuuuuu
Ku di tepian rindu
Ku di tepian rindu

Makna lagu “Di Tepian Rindu”

Davi Siumbing sendiri menciptakan lagu “Di Tepian Rindu” untuk menceritakan betapa ia merindukan masa kecilnya yang belum mengenal apa-apa.

Dikisahkan seorang anak merindukan masa kecil dan sosok ayahnya. Namun anak tersebut sungkan mengungkapkan rasa rindunya.

Anak tersebut merasa malu untuk mengekspresikan rasa rindunya kepada ayahnya karena perubahan fase menuju dewasa yang ia alami.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com