Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 29/11/2022, 17:33 WIB
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Pedangdut Dewi Perssik bersama ibunya, Sri Muna menghadiri panggilan polisi di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2022).

Mereka datang untuk bertemu dengan Winarsih, tersangka kasus pencemaran nama baik Dewi Perssik.

Kuasa hukum Dewi Perssik (Depe), Sandy Arifin menyebut kliennya datang untuk menghadiri mediasi sesuai undangan polisi.

"Hari ini Mbak Depe datang ke sini rencana untuk mediasi ya, tetapi hasilnya seperti apa kita enggak tahu. Yang jelas sebagai warga negara, Mbak Depe diajak untuk bermusyawarah. Nanti tergantung hasilnya seperti apa. Yang jelas itikad baik saja, Mbak Depe sama Ibu ke sini," ujar Sandy saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa.

Baca juga: Tersangka Pencemaran Nama Baik Ingin Damai dengan Dewi Perssik

Sementara, Dewi Perssik mengapresiasi kinerja pihak kepolisian atas kasus yang dilaporkannya.

"Intinya saya diundang oleh Polres Jaksel. Alhamdulillah, baru kali ini saya dapat kesempatan sebagai warga negara yang baik. Alhamdulillah proses hukum sudah berjalan dengan lancar dan sudah menjadi tersangka. Alhamdulilah pihak kepolisian yang sudah memproses kasus ini, sebagai warga negara yang baik kami diundang kembali kami tetep harus hadir," ucap Depe.

"Kalau dibilang mediasi, saya enggak tahu mediasi kayak gimana, saya hanya mau tahu seperti apa dan gimana. Saya diundang bersama ibu saya," lanjutnya.

Sebelum Dewi Perssik tiba, Winarsih juga telah datang didampingi oleh kuasa hukumnya, Stervins Mok.

Baca juga: Penghina Dewi Perssik Hadiri Pemeriksaan Tambahan terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

Sebagai informasi, Dewi Perssik melaporkan tiga akun Instagram atas kasus dugaan pencemaran nama baik di Polres Metro Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Pedangdut yang akrab disapa Depe itu tak terima lantaran dituding sebagai pelacur hingga mandul.

Di lain kasus, Depe sebelumnya juga telah melaporkan sejumlah akun media sosial di Polres Metro Depok, Jumat (18/11/2022), atas dugaan pencemaran nama baik.

Laporan itu teregistrasi dengan nomor LP/B/2739/XI/2022/Polres Metro Depok/Polda Metro Jaya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+