BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Jenius

Terkenal Kompak, Intip Perbedaan serta Persamaan Sophia Latjuba dan Eva Celia dalam Banyak Hal, Termasuk Urusan Finansial

Kompas.com - 07/09/2022, 16:45 WIB
Yogarta Awawa Prabaning Arka,
Agung Dwi E

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sophia Latjuba dan Eva Celia dikenal selalu tampil kompak dalam berbagai kesempatan, baik di depan layar maupun dalam acara off air.

Kekompakan keduanya bahkan menginspirasi penggemarnya, terutama bagi para orangtua dan anak.

Layaknya pasangan ibu dan anak pada umumnya, Sophia dan Eva ternyata juga memiliki sejumlah perbedaan dalam beberapa hal. Salah satunya dalam menentukan pilihan karier. Sophia mengaku lebih menyukai aktivitas modelling ketimbang akting atau bernyanyi.

Seperti diketahui, Sophia mulai terjun ke industri hiburan sejak 1987. Selain dikenal sebagai aktris, perempuan kelahiran 8 Agustus 1970 ini juga sempat menjadi model dan penyanyi di Tanah Air.

Sejumlah prestasi gemilang pun pernah ia ukir sepanjang berkarier di industri hiburan, di antaranya BASF Award bersama Indra Lesmana pada 1994 dan Anugerah Musik Indonesia (AMI) bersama Chrisye pada 2003.

Baca juga: Hadirkan Program Flexi Rasa Maxi, Jenius Tawarkan Hadiah Gadget hingga Mobil Alphard

Sementara itu, Eva lebih nyaman memilih karier sebagai musisi ketimbang menjadi aktris. Ia mengungkapkan bahwa bisa membawakan lagunya sendiri di atas panggung merupakan impiannya sejak kecil.

Tak kalah dengan ibunya, Eva juga mencatat berbagai prestasi gemilang di industri musik Tanah Air. Pada 2021, Eva bersama Laleilmanino dan Diskoria berhasil mendapatkan penghargaan AMI 2021 pada kategori Karya Produksi Kolaborasi Terbaik untuk lagu “C.H.R.I.S.Y.E.”.

Perempuan kelahiran 21 September 1992 itu mengaku bahwa menjadi musisi, khususnya yang berlabel indie, kian menantang selama pandemi Covid-19. Pasalnya, memproduksi lagu, bahkan album, membutuhkan biaya besar.

Meski demikian, hal tersebut sudah menjadi pilihan hidupnya. Jadi, ia tetap merasa senang melakoni profesi sebagai musisi, terlepas dari beragam tantangan yang dihadapi.

“Kalau saya dapat membuat hari-hari pendengar menjadi lebih baik, itu merupakan sebuah kemenangan tersendiri buat saya,” kata Eva.

Selain pilihan karier, Sophia dan Eva juga punya pilihan rutinitas yang berbeda. Saat pagi, misalnya, Sophia lebih memilih menghabiskan waktunya dengan berolahraga, seperti yoga, atau menikmati kopi, jus atau smoothie, serta granola.

Jika hendak melakukan yoga, Sophia memilih untuk melewatkan sarapan dan langsung makan siang.

“Kalau sarapan, keinginan untuk yoga bisa hilang karena perut keburu kenyang,” ujar Sophia.

Sementara itu, Eva biasanya langsung menyalakan komputer di kamarnya untuk bermain game first-person shooter, Valorant. Aktivitas ini rutin ia lakukan saat pagi begitu bangun tidur.

Eva mengaku dirinya cukup aktif bermain game, terlebih sejak pandemi Covid-19. Selama masa di rumah saja, Eva mencari aktivitas baru untuk menyibukkan diri. Salah satunya dengan merakit komputer untuk bermain game.

Bahkan, ia dan suaminya yang juga seorang musisi, Demas Narawangsa, memiliki tim e-sports. Tujuan pembuatan tim itu adalah untuk mewadahi bakat-bakat muda di industri game yang tak memiliki sponsor untuk bergabung ke tim besar.

Pihaknya akan mensponsori anak-anak berbakat tersebut supaya dapat dipantau dan ditarik oleh tim e-sport yang lebih besar.

“Itu merupakan tujuanku saat memulai merintis tim e-sports supaya bakat-bakat muda di industri game bisa berkembang dan berkompetisi di turnamen luar negeri. Aku senang membantu orang,” tuturnya.

Sama-sama belajar mengelola uang secara mandiri

Meski begitu, Sophia dan Eva tetap memiliki kesamaan visi, terutama dalam mengatur uang. Keduanya mengatur keuangan dengan melakukan perencanaan (planning) dan pengalokasian anggaran belanja (budgeting).

Di antara keduanya, Eva mengaku lebih pandai mengatur keuangan ketimbang mamanya. Pasalnya, ia merupakan orang yang memiliki banyak hobi sehingga kerap menggunakan uangnya untuk beragam kebutuhan, mulai dari online shopping hingga beramal.

Selain itu, keduanya sepakat bahwa financial literacy atau melek keuangan menjadi salah satu kemampuan penting yang harus dikuasai, khususnya oleh generasi muda. Pandemi Covid-19 yang saat ini masih terjadi menyadarkan banyak orang untuk memiliki alokasi dana darurat.

Baca juga: Mengenal Tiga Fitur Baru Jenius dan Manfaatnya

Sophia mengaku, dirinya tidak mendapatkan pengetahuan financial literacy dari orangtuanya. Ia mempelajari pengetahuan tersebut secara mandiri. Dalam mengelola keuangan, Sophia memiliki prinsip living the moment dan memilih menggunakan kartu debit.

Hal serupa juga dilakukan Eva. Sebagai seorang millenials, ia mengaku mempelajari financial literacy secara mandiri terutama lewat media sosial. Eva mempelajari banyak hal mengenai literasi keuangan, mulai dari menyiapkan tabungan, dana darurat, hingga investasi saham.

“Sekarang aku juga lagi belajar investasi saham. Harapannya, saya bisa mengajarkan pengetahuan financial literacy dan financial independent kepada anak kelak,” tuturnya.

Aplikasi yang membantu perencanaan keuangan Sophia dan Eva

Baik Sophia maupun Eva kompak dalam cara menggunakan uang untuk membeli barang. Keduanya memilih untuk menabung dulu baru membeli barang ketimbang membeli dengan cara mencicil. Salah satu fitur yang membantu keduanya menabung untuk membeli barang impian adalah Dream Saver di aplikasi Jenius dari Bank BTPN.

Untuk diketahui, Dream Saver merupakan tabungan autodebit untuk wujudkan mimpi tanpa biaya penalti. Fitur ini memiliki berbagai keunggulan yang dapat dijadikan pilihan bagi nasabah untuk menabung demi membeli barang impiannya dengan periode tertentu.

Adapun beberapa keunggulan Dream Saver adalah bunga 2,5 persen per tahun atau setara deposito, saldo awal mulai Rp1, bebas tentukan besaran dan periode setoran autodebit, bisa tarik tabungan kapan pun tanpa biaya penalti, bisa tarik seluruh uang dalam tabungan tanpa saldo mengendap, serta dapat membuat hingga lima tabungan berjangka.

“Saya lebih suka menabung sampai duitnya terkumpul untuk membeli barang. Oleh karena itu, fitur Dream Saver amat membantu saya,” kata Eva.

Untuk urusan membayar makanan saat bersama teman, Sophia dan Eva memiliki pandangan berbeda. Sophia cenderung untuk mentraktir dulu atau bergantian membayar saat bertemu dengan orang yang baru dikenal. Untuk teman yang sudah dekat, ia lebih suka untuk split bill atau memisahkan tagihan.

Baca juga: Jenius Rilis Dua Fitur Terbaru, Bantu Pengguna Kelola Uang Lebih Rapi

Sementara itu, Eva memutuskan untuk split bill atau tidak tergantung nominalnya. Namun, ia lebih sering memilih gantian membayar dengan teman kongkonya.

Persamaan Sophia dan Eva dalam hal ini adalah pemanfaatan fitur Split Bill di aplikasi Jenius. Mereka berdua merasa terbantu dengan fitur tersebut. Pasalnya, dengan fitur tersebut tagihan dapat dibagi dengan mudah dan adil.

Jenius akan melakukan penghitungan pembagian tagihan secara otomatis sekaligus melacak status penagihan, seperti pending, ditolak, atau sudah dibayar.

“Jenius memiliki semua fitur yang saya harapkan dari sebuah bank digital,” tutur Sophia.

Selanjutnya untuk urusan belanja, Sophia dan Eva kompak memilih belanja online. Lebih lanjut, Eva lebih memilih untuk belanja online karena pilihannya lebih variatif.

Ia merasa terbantu dengan fitur kartu debit virtual (e-Card) untuk belanja online di berbagai situs e-commerce di dalam maupun luar negeri. Selain itu, ada juga fitur Jenius Pay yang membantu Eva belanja online di berbagai merchant rekanan Jenius.

Untuk diketahui, e-Card merupakan kartu debit virtual yang mendukung kemudahan bertransaksi online di seluruh merchant Visa. Kartu ini berbentuk kartu debit nonfisik yang otomatis muncul di aplikasi Jenius setelah akun nasabah aktif.

Seluruh aktivitas terkait e-Card dan kartu debit lainnya dapat dikendalikan melalui menu Card Center, mulai dari ubah limit kartu, ubah pin, blokir dan buka blokir kartu, hingga melihat histori transaksi.

Sementara itu, Jenius Pay memudahkan Eva untuk bertransaksi di berbagai merchant online rekanan Jenius tanpa perlu memasukkan informasi kartu debit atau kredit, ataupun transfer antarbank.

Dengan Jenius Pay, transaksi online akan lebih simpel karena pengguna hanya perlu menggunakan $Cashtag sebagai pengganti nomor rekening atau nomor kartu debit/kredit.

Kini, Jenius Pay tersedia di lebih dari 75 merchant. Beberapa di antaranya adalah Blibli, Tokopedia, JD.ID, Dinomarket, Kopi Kenangan, Fore, Yupi, Sayurbox, Lemonilo, Halal Fresh, AirAsia, Periplus, serta Atara Tiket.

“Keberadaan fitur tersebut membantu saya memenuhi berbagai kebutuhan. Terlebih, aplikasi Jenius memiliki tampilan yang user friendly sehingga mudah digunakan oleh siapa pun,” tutur Eva.

Itulah potret kedekatan dan kekompakan Sophia dan Eva. Meski memiliki berbagai perbedaan, Sophia dan Eva memiliki visi yang sama dalam mengatur keuangan.

Untuk melihat potret lebih dekat Sophia dan Eva dalam mengatur keuangan menggunakan Jenius, Anda dapat klik tautan ini.


Terkini Lainnya

Beri Bocoran Fast X: Part 2, Vin Diesel Janji Akan Seru

Beri Bocoran Fast X: Part 2, Vin Diesel Janji Akan Seru

Film
Kronologi Awal Tukul Arwana Kena Stroke Diungkap Anak

Kronologi Awal Tukul Arwana Kena Stroke Diungkap Anak

Seleb
Lirik Lagu Doin' It All for You, Lagu Baru dari Meghan Trainor

Lirik Lagu Doin' It All for You, Lagu Baru dari Meghan Trainor

Musik
Lirik Lagu Forget How to Love, Lagu Baru dari Meghan Trainor

Lirik Lagu Forget How to Love, Lagu Baru dari Meghan Trainor

Musik
Lirik Lagu Hate It Here, Lagu Baru dari Meghan Trainor

Lirik Lagu Hate It Here, Lagu Baru dari Meghan Trainor

Musik
Lirik Lagu I Get It, Lagu Baru dari Meghan Trainor

Lirik Lagu I Get It, Lagu Baru dari Meghan Trainor

Musik
Catatan Harian Menantu Sinting Jadi Film Pertama Raditya Dika Hanya sebagai Aktor

Catatan Harian Menantu Sinting Jadi Film Pertama Raditya Dika Hanya sebagai Aktor

Film
SM Entertainment Gugat Chen, Baekhyun dan Xiumin EXO atas Biaya Royalti

SM Entertainment Gugat Chen, Baekhyun dan Xiumin EXO atas Biaya Royalti

K-Wave
Bintangi Catatan Harian Menantu Sinting, Raditya Dika: Saya Enggak Mengerti Merokok

Bintangi Catatan Harian Menantu Sinting, Raditya Dika: Saya Enggak Mengerti Merokok

Seleb
Lirik Lagu Crowded Room, Lagu Baru dari Meghan Trainor

Lirik Lagu Crowded Room, Lagu Baru dari Meghan Trainor

Musik
Sudah 7 Tahun Berseteru soal Hak Asuh Anak, Tsania Marwa: Cukup, Aku Mau Move On

Sudah 7 Tahun Berseteru soal Hak Asuh Anak, Tsania Marwa: Cukup, Aku Mau Move On

Seleb
Ditanya soal Gaya Hidup Flexing Istri Pejabat, Istri Denny Cagur: Aku Paling Pamernya Makan Bakso, Bukan Tas Branded

Ditanya soal Gaya Hidup Flexing Istri Pejabat, Istri Denny Cagur: Aku Paling Pamernya Makan Bakso, Bukan Tas Branded

Seleb
Ekspresi Kebahagiaan Tukul Arwana Kembali Syuting Setelah Vakum 3 Tahun

Ekspresi Kebahagiaan Tukul Arwana Kembali Syuting Setelah Vakum 3 Tahun

Seleb
Suguhkan Genre Baru Lewat Nightmares and Daydreams, Joko Anwar: Kalau Penonton Diberi Itu-itu Saja Bosan

Suguhkan Genre Baru Lewat Nightmares and Daydreams, Joko Anwar: Kalau Penonton Diberi Itu-itu Saja Bosan

Film
Rilis 'Yes You Do, No I Don't', Neona Ayu Tulis Pengalaman Pribadi Tolak Cinta

Rilis "Yes You Do, No I Don't", Neona Ayu Tulis Pengalaman Pribadi Tolak Cinta

Musik
Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com