Kompas.com - 09/08/2022, 16:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sidang kasus mafia tanah milik keluarga artis Nirina Zubir berlanjut di Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada Selasa (9/8/2022) dengan agenda pembacaan pleidoi dari para terdakwa.

Pledoi dibacakan oleh kuasa hukum masing-masing terdakwa. Sementara para terdakwa dihadirkan secara virtual dari rumah tahanan.

Kuasa hukum Riri Khasmita, Abdul Aziz, mengatakan bahwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Baca juga: Fakta Sidang Kasus Mafia Tanah, Terdakwa Dituntut 15 Tahun Penjara dan Kekecewaan Nirina Zubir

Aziz menilai jaksa membuat dakwaan dan tuntutan berdasarkan opini-opini dan asumsi-asumsi, tidak berdasarkan fakta-fakta yang diungkap di persidangan.

Aziz menyebut Riri Khasmita merasa menjadi korban atas Cut Indria Marzuki.

"Apabila lihat bukti dan fakta persidangan, sebenarnya Riri Khasmita dan Edrianto hanyalah korban yang namanya dipergunakan atas kepentingan Ibu Cut dengan membuat surat kuasa dan tidak ada sedikit pun niat terdakwa untuk menguasai harta yang bukan miliknya," kata Abdul Aziz.

Baca juga: Nirina Zubir Berharap Izin Oknum PPAT Jakarta Barat Dicabut Terkait Kasus Mafia Tanah

Abdul Aziz menganggap Nirina Zubir dan kakak adiknya salah mengartikan tindakan Riri dan Edrianto.

"Namun hal tersebut disalahartikan oleh anak-anak Ibu Cut yang menganggap terdakwa telah memalsukan sertifikat tanah. Padahal,terdakwa sendiri tidak tahu bagaimana sertifikat tersebut berubah nama. Riri Khasmita dan Edrianto hanyalah disuruh tanda tangan oleh Ibu Cut," ujar Abdul Aziz.

"Kemudian Riri dan Edrianto hanya menjalankan apa yang disuruh oleh Ibu Cut untuk mengurus utang-utang Ibu Cut," sambung Abdul Aziz.

Baca juga: Nirina Zubir Pesimis Kasus Mafia Tanah di Indonesia Bisa Diberantas

Sang kuasa hukum juga menekankan bahwa Riri dan Edrianto adalah orang yang sangat dekat dan kepercayaan Cut Indria Marzuki. Riri dan Edianto juga disebut memiliki sikap bertanggung jawab dan low profile.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.