Kompas.com - 30/06/2022, 07:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Suami penyanyi dangdut Dewi Perssik, Angga Wijaya mengajukan permohonan cerai terhadap istrinya ke Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan.

Berdasarkan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PA Jakarta Selatan, sidang perdana mereka bakal digelar pada 4 Juli 2022.

Keputusan mereka untuk berpisah membuat banyak orang bertanya-tanya apa yang menjadi penyebabnya. Berbagai asumsi liar bertebaran di media sosial.

Hal tersebut dipicu dengan latar belakang Dewi Perssik yang sebelumnya sudah membangun rumah tangga bersama mantan suaminya, Saipul Jamil dan Aldi Taher.

Lalu, apa yang menjadi penyebab Angga Wijaya mengajukan gugatan cerai atas Dewi Perssik?

Bantahan

Dewi Perssik membantah soal dugaan campur tangan orangtua Angga Wijaya yang menjadi pemicu keretakan rumah tangganya.

Kuasa hukum Dewi Perssik, Sandy Arifin menegaskan, kabar tersebut merupakan cerita lama yang kembali viral di media sosial sehingga menimbulkan perspektif baru.

Baca juga: Dituding Menyiksa Angga Wijaya hingga Buat Ibu Mertua Menangis, Dewi Perssik: Aa Cuma Nganterin Aku

"Enggak ada itu mah. Itu kayaknya cerita-cerita lama deh," kata Sandy Arifin saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (28/6/2022).

Bukan hanya itu, Sandy Arifin juga membantah kabar bahwa Angga Wijaya mengajukan permohonan cerai karena tidak mendapat keturunan dari Dewi Persik.

"Enggak (karena keturunan), memang belum dikasih," ujar Sandy.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.