Kompas.com - 28/06/2022, 20:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pegiat media sosial Adam Deni menyebut Ahmad Sahroni menghabiskan dana lebih dari Rp 30 miliar demi membungkamnya.

Pernyataan tersebut dilontarkan Adam Deni setelah Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara memvonisnya dengan hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

"Saya mikirnya begini, lho. Seorang Adam Deni itu ditahan sangat mahal bisa lebih dari Rp 30 miliar karena apa?" kata Adam saat ditemui usai sidang, Selasa (28/6/2022).

"Penangkapan saya ini cepat, penanganan saya cepat, P21 saya cepat, tuntutan saya pun juga tinggi. Habis berapa puluh milliar saudara AS untuk membungkam saya?" sambungnya berapi-api.

Baca juga: Divonis 4 Tahun Penjara, Adam Deni Siap Banding

Sebelumnya, Adam Deni juga mengatakan vonis yang dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara karena pengaruh Ahmad Sahroni.

Pria berusia 26 tahun itu mencurigai adanya keinginan beberapa pihak untuk menutupi kasus yang ingin dibongkarnya.

"Kalau memang vonisnya masih tinggi berarti masih sesuai dengan pesanan dan barang bukti saya tidak bisa dikembalikan berarti ada dugaan bahwa kasus yang ingin saya bongkar ini ditutup-tutupi oleh pihak-pihak yang tidak suka dengan yang saya lakukan," paparnya.

Vonis Adam Deni dan Ni Made Dwita sebenarnya sudah mengalami pengurangan dari tuntutan awal 8 tahun penjara.

Baca juga: Ini 5 Poin yang Meringankan Vonis Adam Deni

Namun, Adam Deni dan Ni Made Dwita berniat mengajukan banding atas amar putusan yang telah dibacakan.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.