Kompas.com - 26/06/2022, 15:30 WIB
Penulis Cynthia Lova
|

JAKARTA, KOMPAS.com- Aktris Nikita Mirzani dilaporkan Dito Mahendra ke Polresta Serang Kota atas dugaan kasus pencemaran nama baik.

Kuasa hukum Dito Mahendra, Yafet Rissy mengatakan, kliennya ingin kasus yang menjerat Nikita Mirzani dilanjutkan.

Pasalnya, upaya mediasi yang sempat dilakukan oleh pihak Polresta Serang Kota pada Jumat (24/6/2022) lalu gagal dilakukan. Mengingat Nikita Mirzani maupun kuasa hukumnya tidak hadir memenuhi panggilan penyidik untuk mediasi tersebut.

Baca juga: Kuasa Hukum Ungkap Alasan Dito Mahendra Laporkan Nikita Mirzani ke Polisi

"Saya kira kita sudah bicara dengan Mas Dito secara personal, tuduhan ini sangat serius saya kira tidak ada lagi restorative justice atau perdamaian karena itu sudah lewat juga kan. Kemarin sudah diundang tapi tidak datang juga," ujar Yafet saat dihubungi Kompas.com, Minggu (26/6/2022).

"Jadi diundang para pihak baik terlapor maupun pelapor supaya restorative justice tapi cuma kami yang datang," lanjut Yafet.

Oleh karena itu, pihak Dito Mahendra berharap agar kasus pencemaran nama baik Nikita Mirzani bisa berlanjut hingga kursi persidangan.

Baca juga: Nikita Mirzani dan Dito Mahendra Gagal Mediasi, Unggahan di Instagram Story Berbuntut Panjang

Dengan begitu, kata Yafet, kasus ini bisa menjadi pelajaran untuk Yafet ke depannya dalam menggunakan media sosial.

"Ini jadi pelajaran buat siapa pun orang tidak bisa memakai media sosial secara serampangan di luar batas-batas kekuatan moral dan hukum. Tidak bisa seenaknya menyerang kehormatan orang lain, itu sangat berbahaya lho," kata Yafet.

"Ini salah satu bentuk peringatan, pelajaran juga agar siapa saja hati-hati menggunakan media sosial itu. Pakai media sosial secara produktif, secara bermoral, bertika. Jangan malah dipakai untuk menyerang kehormatan pribadi orang lain," lanjut Yafet.

Baca juga: Isi Unggahan Instagram Story Nikita Mirzani yang Dipermasalahkan Dito Mahendra

Menurut Yafet, orang yang tidak menggunakan media sosialnya secara baik maka itu menujukkan kepribadian adab yang kurang dan labil.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.