Kompas.com - 25/06/2022, 16:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Anak Rima Melati, Aditya Tumbuan, merasa lega karena ibundanya kini sudah tidak merasakan sakit lagi.

Terlebih, menurut Aditya, Rima Melati sudah berada di sisi Sang Pencipta usai keluarga mengantarkan ke peristirahatan terakhir di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

"Hari ini, kita semua berdoa, langit pun berduka, kita semua menangis, membawa almarhum ke liang lahad terakhir," ujar Aditya usai prosesi pemakaman, Sabtu.

Baca juga: Tangis Haru Anak Saat Jenazah Rima Melati Dikebumikan

"Sekaligus, kita bahagia karena almarhumah bisa tenang, sudah bisa merasakan hilangnya penyakit dan bertemu dengan suami terkasih di sana," ujar Aditya melanjutkan.

Bersamaan dengan ini, Aditya yang mewakili keluarga besar meminta kepada para pelayat agar dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya apabila mendiang memiliki salah.

"Saya ingin ucapkan banyak terima kasih yang sebesar-besarnya buat segala perhatian, doa, support, apa pun itu terhadap almarhumah Rima Melati," kata Aditya.

Baca juga: Khidmat dan Haru Iringi Pemakaman Rima Melati

Sebagai informasi, Rima Melati awalnya dilarikan ke ICU RS Pondok Indah Bintaro pada 7 Mei 2022.

Hal tersebut dikarenakan infeksi dari luka yang terdapat di punggung Rima Melati sehingga menyebabkan demam tinggi.

Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, Rima Melati memiliki infeksi lain, yakni pada paru-parunya yang terendam air. Kemudian, Rima Melati juga divonis mengidap penyakit ginjal.

Baca juga: Keluarga Ikhlaskan Kepergian Rima Melati

Keluarga berpendapat, penyakit Rima Melati menjalar ke ginjal karena mendiang dirawat lama di rumah sakit, dan banyak mengonsumsi obat.

Rima Melati lantas dipindahkan ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, sejak 7 Juni 2022.

Tindakan yang diambil selanjutnya adalah rutin mencuci darah atau hemodialisis.

Baca juga: Rima Melati Tak Pernah Perlihatkan Rasa Sakitnya

Mengenai kanker payudara, Rima Melati diketahui berhasil sembuh atau biasa disebut penyintas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.