Kompas.com - 28/05/2022, 09:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabar kurang sedap datang dari vokalis band Superglad, Lukman Laksmana Rakalogatama atau biasa dikenal Buluk.

Buluk Superglad diduga melakukan penipuan berkedok investasi dan keberadaannya tidak diketahui.

Melalui unggahan resmi di akun @catatansibuluk, tim YouTube Catatan Si Buluk mengatakan tidak dapat menghubungi sang vokalis Superglad tersebut.

Tak hanya itu, tim juga menyatakan belum bisa menemukan keberadaan Buluk.

Baca juga: Berita Musik ala Buluk Superglad

“Terhitung sejak hari Jumat, 13 Mei 2022 hingga hari pengumuman ini, kami sudah mencoba menghubungi saudara Buluk. Yang kini nomor ponsel pribadi, akun sosial medianya sudah tidak aktif lagi dan juga menghubungi keluarganya,” tulis Instagram @catatansibuluk, dikutip Sabtu (28/5/2022).

"Dan hingga saat ini kami belum bisa menemukan yang bersangkutan," tulis pengumuman resmi itu lagi.

Berikut link unggahan tim Catatan Su Buluk di Instagram, https://www.instagram.com/p/CeDoQpGJrr8/?igshid=MDJmNzVkMjY=.

Sementara itu, band Superglad menyebut bahwa mereka menerima banyak laporan terkait dugaan penipuan investasi yang dilakukan Buluk.

“Kami Superglad mendengar jika ada banyak laporan dari teman dan kolega yang mengaku menjadi korban dugaan penipuan berkedok investasi yang diinisiasi oleh Buluk (Lukman Laksmana Rakalogatama)” tulis Superglad, dikutip Kompas.com, dari akun @superglad_band, Sabtu (28/5/2022).

Baca juga: Superglad Buka Suara soal Video Konser Musik Timbulkan Kerumunan di Cilandak

Namun, Superglad menegaskan bahwa itu menjadi urusan pribadi dari Buluk dan tidak ada sangkut pautnya dengan band.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.