Kompas.com - 27/05/2022, 14:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Teddy Pardiyana mengadukan penyanyi sekaligus anak sambungnya, Rizky Febian, ke Bareskrim Polri.

Rizky Febian diadukan atas dugaan penguasaan aset tanpa izin dari Teddy Pardiyana

"Saat ini masih dalam proses pengaduan adanya dugaan tindak pidana penguasaan aset milik kami, yaitu pak Teddy, tanpa izin," ucap kuasa hukum Teddy Pardiyana, Wati Trisnawati, di Bareskrim Polri, Jumat (27/5/2022).

Wati mengatakan, sampai saat ini Teddy masih menunggu iktikad baik dari pihak Rizky Febian mengenai aduan tersebut.

Baca juga: Teddy Pardiyana Tidak Keberatan jika Putri Delina Ingin Adopsi Bintang

"Belum, jadi tahapannya itu sebelum laporan, pengaduan dulu. Karena kami berharap ada itikad baik dari mereka untuk menyelesaikan secara kekeluargaan," tutur Wati Trisnawati.

Saat dikonfirmasi ulang apakah yang diadukan atas dugaan penguasaan aset milik kliennya adalah sosok Rizky Febian, Wati Trisnawati membenarkan hal tersebut.

"Yang diadukan anak-anak dari almarhumah Bunda Lina. Masih dugaan itu RF dan kawan-kawan," ujar Wati Trisnawati.

Menurut Wati, penguasaan aset ini diduga dilakukan oleh Rizky Febian setelah ibundanya atau istri Teddy Pardiyana, Lina Junaedah, meninggal dunia.

Baca juga: Tinggal di Gubuk Bambu, Teddy Pardiyana Berencana Kerja di Luar Negeri demi Sejahterakan Bintang

Menurut Wati, aset tersebut merupakan milik Teddy Pardiyana.

"Pada dasarnya itu aset adalah milik Pak Teddy Pardiyana karena diperoleh sebelum menikah dengan almarhum. Ada buktinya berupa kuitansi jual beli, perjanjian jual beli, pembayaran BPHTB, dan sertifikat dikuasai oleh pak Teddy," kata Wati.

"Semenjak almarhumah meninggal dunia, aset dikuasai RF dan kawan-kawan. Itu, informasi dari pengelola kos-kosan itu akan diserahkan kepada mereka," ucap Wati melanjutkan.

Wati menambahkan, Rizky Febian diduga sudah menguasai kos-kosan tersebut selama hampir dua tahun.

Baca juga: Walau Adiknya Diasuh Teddy Pardiyana, Rizky Febian Akui Masih Terus Pantau Perkembangan Bintang

"Menurut informasi dari Pak Teddy semenjak almarhum meninggal dunia, berarti hampir 2 tahun semenjak almarhum meninggal dunia, hasil dikuasai dari pihak mereka," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.