Kompas.com - 27/05/2022, 08:13 WIB

KOMPAS.com - Aktor Johnny Depp kembali hadir dalam persidangan kasus pencemaran nama baik atas gugatan pada Amber Heard, Rabu (25/5/2022), di Fairfax, Virginia, Amerika.

Dalam persidangan tersebut, Johnny Depp blak-blakan soal bagaimana perannya membujuk Warner Bros agar menerima Amber Heard sebagai Mera di film Aquaman.

Selain itu, Johnny Depp juga bergurau soal potongan jarinya yang hilang karena Amber Heard. Berikut rangkuman Kompas.com dari berbagai sumber.

Bujuk Warner Bros

Dikutip dari EW, Johnny Depp mengaku pernah menelepon petinggi Warner Bros untuk membuat kesepakatan terkait peran Amber Heard.

Depp berbicara dengan Kevin Tsujihara, Sue Kroll, dan Greg Sliverman dalam rangka membantu Amber Heard mendapatkan peran Mera di film Aquaman.

"Saya memiliki kesepakatan multi-film dengan Warner Bros, jadi kami berbisnis bersama. Jadi saya tahu orang-orang ini," ujar Johnny Depp dalam kesaksiannya.

Baca juga: Johnny Depp Peringatkan Warner Bros Usai Bantu Amankan Peran Amber Heard di Aquaman, Katanya...

Setelah membantu Heard mendapatkan peran di film DC tersebut, Depp sempat memperingatkan Warner Bros bahwa segala hal akan berakhir buruk setelah perpisahannya dengan Amber Heard.

Namun, aktor berusia 58 tahun itu menegaskan tidak pernah meminta petinggi WB memecat Amber Heard.

Bergurau soal jari

Dalam beberapa kesempatan saat menghadiri sidang, Johnny Depp kerap melontarkan beberapa candaan yang membuat para hadirin tertawa.

Baru-baru ini, Depp juga menceritakan insiden perkelahian di Australia pada Maret 2015 silam saat jarinya putus setelah dilempar botol alkohol oleh Amber Heard.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.