Kompas.com - 26/05/2022, 16:57 WIB

KOMPAS.com - Persidangan kasus pencemaran nama baik aktor Johnny Depp dan mantan istrinya, Amber Heard berlangsung pada Rabu (25/5/2022) di Fairfax, Virginia.

Saat pemeriksaan silang, tim kuasa hukum Amber Heard menunjukkan pesan teks Johnny Depp pada Agustus 2016 silam yang ditujukkan pada orang dari agensinya, Christian Carinno.

Dalam pesan itu, Depp menyebut nama Elon Musk dengan panggilan Moluska dan mengancam akan memotong alat vitalnya. Sebagai informasi, Elon Musk sempat berkencan dengan Heard, setelah aktris 36 tahun itu cerai darinya.

"Mari kita lihat apakah Moluska memiliki pasangan," demikian isi pesan teks Depp dikutip dari Marca, Kamis.

Baca juga: Johnny Depp Peringatkan Warner Bros Usai Bantu Amankan Peran Amber Heard di Aquaman, Katanya...

"Ayo temui aku secara langsung. Aku akan menunjukkan padanya hal-hal yang belum pernah dia lihat. Seperti sisi lain dari penisnya, aku akan mengirisnya," lanjut isi pesan yang diklaim dari Johnny Depp.

Dalam pesan itu, Johnny Depp juga membicarakan Amber Heard. Dia menyebut mantan istrinya sebagai penggali emas dan panggilan ekstrem lainnya.

"Saya hanya berharap karma datang dan mengambil alih nafasnya," tulis Depp.

Pesan itu ditunjukkan dan dibacakan oleh pengacara Heard, Ben Rottenborn saat pemeriksaan silang.

Baca juga: Johnny Depp: Seumur Hidup, Saya Tidak Pernah Melakukan Pelecehan Seksual

Johnny Depp tidak menyangkal bahwa pesan itu memang berasal dari dirinya.

Adapun dalam kesaksiannya, Depp mengatakan bahwa pernyataan Heard pekan lalu soal dirinya yang melakukan kekerasan seksual dengan botol adalah hal konyol.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Marca
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.