Kompas.com - 25/05/2022, 06:53 WIB

KOMPAS.com- Walter Hamada, presiden DC Films di Warner Bros., bersaksi bahwa publisitas dari kontroversi Johnny Depp tidak menjadi faktor dalam masa depan Amber Heard di franchise Aquaman. Sebaliknya, kurangnya chemistry memang menjadi pertimbangan mereka. 

Sebelumnya, dalam kesaksian di persidangan pencemaran nama baik di Fairfax, Virginia, Heard mengatakan dia "berjuang sangat keras untuk tetap berada di" sekuel Aquaman ketika "mereka tidak ingin memasukkan saya ke dalam film."

Karena itu, tim pengacara Johnny Depp pada hari Selasa (24/5/2022) memberikan pernyataan dari Walter Hamada dalam bentuk rekaman. 

Dalam deposisi yang direkam Maret, Walter Hamada, Presiden DC Films bersaksi bahwa tim kreatif memiliki kekhawatiran tentang peran Amber Heard dalam sekuel film tersebut.

"Mereka tidak benar-benar memiliki banyak chemistry bersama," kata Hamada. 

Memang, Aquaman adalah film terlaris tertinggi yang pernah ada untuk perusahaan.

Baca juga: Setelah Muncul Petisi, Penampilan Amber Heard di Aquaman 2 Kini Disebut Dipangkas

Tapi, studio tidak pernah berencana untuk menggambarkan Heard sebagai pemeran utama dalam Aquaman 2 dan bahwa peran Heard tidak dikurangi dalam film yang akan datang, berjudul Aquaman the Lost Kingdom.

"Besar kecilnya peran film yang dia miliki ditentukan pada awal pengembangan naskah, yang saya bilang terjadi pada 2018," kata Hamada.

"Keterlibatan karakter dalam cerita sudah seperti itu sejak awal," lanjutnya bersaksi dalam deposisi.

Hamada menjelaskan tentang film Aquaman yang sejak awal pengembangan naskah memang dibangun disekitar karakter Arthur dan Orm sebagai komedi teman.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber CNN,People
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.