Kompas.com - 23/05/2022, 16:25 WIB

DEPOK, KOMPAS.com - Artis Wanda Hamidah segera menjalani pemeriksaan sebagai saksi terlapor atas kasus dugaan perusakan pekarangan rumah mantan suaminya, Daniel Patrick Schuldt Hadi.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno, saat dikonfirmasi.

"Rencananya minggu ini ya, tapi Kamis ada libur. Jadi, kemungkinan hari Jumat atau paling lambat hari Senin," ungkap Yogen saat ditemui di Polres Metro Depok, Jawa Barat, Senin (23/5/2022).

Baca juga: Mantan Suami Sebut Anak Trauma dengan Kehadiran Wanda Hamidah

Yogen tidak menampik bahwa penyidik Sat Reskrim Polres Metro Depok bakal mewadahi perdamaian untuk Wanda Hamidah dan Daniel.

Kendati demikian, kata Yogen, hal tersebut bisa dilakukan setelah melakukan serangkaian prosedur yang berlaku.

"Ya kami panggil dulu, sementara WH di mana. Terus nanti akan kami coba dengan cara keluarga, apakah bisa restorative justice setelah pemanggilan terlapor," kata Yogen.

Baca juga: Daniel Patrick Serahkan Bukti Tambahan Kasus Dugaan Perusakan Rumah oleh Wanda Hamidah

Diberitakan sebelumnya, Daniel melaporkan Wanda Hamidah atas dugaan perusakan dan penistaan atau penghinaan ke Polres Metro Depok pada Minggu (15/5/2022).

Wanda Hamidah diduga menerobos pekarangan rumah Daniel yang berujung pada pengrusakan.

Dalam laporan tersebut, Wanda Hamidah disangkakan Pasal 167 dan atau Pasal 406, dan atau Pasal 335 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP).

Baca juga: Mantan Suami Sebut Wanda Hamidah Dua Kali Lakukan Perusakan

Di Instagram Story, Wanda Hamidah mengungkapkan kesedihan karena sang anak tak kunjung dikembalikan oleh Daniel.

Menurut Wanda, ia berhak mengasuh sang anak. Hal itu ia jelaskan dengan sejumlah alasan. Salah satunya, ia telah mengandung dan melahirkan.

Sebagai informasi, majelis hakim Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan memutuskan bahwa Wanda Hamidah pemegang hak asuh anak dari Daniel sejak mereka bercerai pada 2019.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.