Kompas.com - 18/05/2022, 15:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Keluarga Nirina Zubir mempertanyakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang tidak mengundang untuk hadir dalam sidang pembacaan dakwaan terhadap terdakwa Riri Khasmita dan suaminya, Edirianto.

Pertanyaan ini muncul setelah keluarga Nirina hadir sebagai saksi fakta dari JPU di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat pada Selasa (17/5/2022), kasus dugaan penggelapan aset ibunda mereka, Cut Indria Marzuki.

"Pada saat kami sampai di persidangan, kami telusuri lewat SIPP. Ternyata, kami juga baru tahu, sidang pembacaan dakwaan sudah dilaksanakan 12 April 2022. Di mana, kami pada saat itu tidak hadir, kami tidak tahu bahwa sidang sudah dimulai," ungkap kuasa hukum keluarga Nirina, Ruben Jeffry, di kawasan Antasari, Jakarta Selatan, Rabu (18/5/2022).

Baca juga: Kesaksian Keluarga Nirina Zubir soal Dugaan Penggelapan Enam Aset Tanah oleh Riri Khasmita

Ruben tidak memungkiri, pembacaan dakwaan untuk Riri Khasmita dan Edirianto bisa saja tetap terlaksana tanpa kehadiran keluarga Nirina.

"(Tetapi) kami seharusnya diundang. Karena klien kami adalah pihak yang berkenan langsung, mengalami kerugian langsung dari terdakwa yang sedang disidangkan. Jadi saya bilang ke Nirina bahwa kami akan diundang," ucap Ruben.

Meski begitu, keluarga Nirina hingga saat ini belum bertanya langsung kepada JPU mengapa tidak mengundang mereka untuk hadir dalam sidang pembacaan dakwaan.

Baca juga: Di Persidangan, Nirina Zubir Ungkap Aliran Dana Aset Keluarganya yang Digelapkan Riri Khasmita

"Cuma, kalau ditanya, apakah kami sudah kirim surat agar diberitahukan agar hadir di setiap persidangan? Ada, kami sudah kirim ke JPU. Kami kasih surat tanggal 10 Mei ke Kejati DKI dan Kejari Jakarta Barat," ungkap Ruben.

Ruben membenarkan pihak Kejaksaan sudah memberikan respons atas permintaan keluarga Nirina.

"Kemudian kami tanya lagi 13 Mei siang. 13 Mei malam baru dikirim surat panggilan melalui WhatsApp. Itu saya bilang tadi, wajibnya kami menerima (surat panggilan berupa) fisik asli. Tapi, tidak wajib itu via WhatsApp," ujar Ruben.

Baca juga: Nirina Zubir Sebut Riri Khasmita Berutang pada Ibunya, Selain Gelapkan 6 Sertifikat Tanah

Menurut Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jakarta Barat, sidang perdana dengan terdakwa Riri Khasmita dan Edirianto ini dilangsungkan pada Selasa, 12 April 2022.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.