Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 16/05/2022, 09:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Presenter Luna Maya, Marianne Rumantir, dan Erika Carlina beberapa waktu lalu berkesempatan liburan di Amerika Serikat.

Lewat kanal YouTube TS Media, mereka diketahui menginap di daerah Joshua Tree National Park, California.

Dalam video, ketiganya memulai hari dengan sarapan di sebuah 'warteg' di dekat penginapan.

Baca juga: [POPULER HYPE] Arya Saloka Persiapkan Pensiun? | Luna Maya Kena Tilang di Amerika

Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan menelusuri beberapa spot terbaik di Skull Rock.

Namun, Luna Maya harus merasakan pengalaman ditilang oleh polisi lalu lintas AS. Berikut rangkuman Kompas.com:

1. Sarapan di 'warteg' AS

Sesudah makan mie goreng bersama, Luna, Marianne, dan Erica ingin mencari makan di sekitar tempat mereka menginap.

Mereka pun bergegas di tempat makan kecil yang sederhana.

Baca juga: Cerita Luna Maya Kena Tilang di Amerika: Enggak Bisa Salam Tempel

Menurut Luna Maya, tempat makan seperti itu di Indonesia biasa disebut Warteg.

“Ini kalau di Amerika mungkin bentuknya warung, kalau di Indonesia mungkin bentuknya warteg kali ya,” tutur Luna disambung tawa kecil Erica dan Marianne, dikutip Kompas.com, Minggu (15/5/2022).

Usai makan di ‘warteg’ itu, mereka pun melanjutkan perjalanan ke Skull Rock.

“Oke, kita di Skull Rock, ini tempat view buat foto, ini spot kita yang pertama,” ucap Luna Maya.

Baca juga: Luna Maya Khusus Beli Tas demi Nonton Konser BTS di Las Vegas

2. Kena tilang

Namun, dalam perjalanan, tiba-tiba terdengar suara sirine mobil polisi yang mengikuti mereka.

Ternyata, mobil yang ditumpangi Luna melanggar aturan batas kecepatan mobil yang melintas di daerah tersebut.

“Jadi di sini ketat, guys, enggak boleh ngebut. Di sini banyak hewan liar menyebrang. Dan kalau misalkan kita speeding dan nabrak binatang, kita enggak boleh dan bisa dipenjara,” ujar Luna Maya.

Baca juga: Nonton Konser BTS di Las Vegas, Luna Maya Ganti Baju 2 Kali Saking Galaunya

Polisi kemudian memberikan sebuah dokumen tilang untuk sopir mobil Luna Maya.

Luna Maya menyebut, polisi lalu lintas di AS sangatlah berbeda dengan polisi di Indonesia yang masih terkadang menerima “salam tempel” saat menilang.

“Ini bisa dipos, bisa dibayar online, enggak bisa tuh salam tempel. Dalam tiga hari kita harus bayar, maksimum 1 bulan,” tutur Luna.

“Tiga hari setelah ditilang langsung dibayar. Kalau kita enggak bayar ya yang nyetir bisa dicabut SIM-nya, enggak bisa nyetir lagi,” lanjutnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+