Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tompi Persembahkan Video Musik Penuh Arti untuk Single Makan Teman

Kompas.com - 06/04/2022, 17:17 WIB
Baharudin Al Farisi,
Tri Susanto Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi Tompi merilis video musik untuk single barunya yang berjudul "Makan Teman".

Single ini menjadi pengingat kepada banyak orang yang masih pamrih dalam kehidupan pertemanan.

"Saya membuat lagu ini untuk mengingatkan kalau dalam hidup ini kita pasti akan membutuhkan orang lain, dan begitu juga sebaliknya," kata Tompi dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Rabu (6/4/2022).

Baca juga: Tompi Ingatkan Arti Pertemanan Lewat Lagu Makan Teman

Bagi Tompi, dalam kamus pertemanannya, tidak ada yang namanya perhitungan.

"Yang namanya teman, menurut saya, harus hadir dalam berbagai suasana. Enggak harus senangnya saja,” ucap Tompi.

Dibuat dengan konsep artistik dan penuh makna, "Makan Teman" digarap oleh Diar Astika sebagai director, editor, dan DOP serta dibantu Riyan Kunst.

Dalam video tersebut memperlihatkan seseorang yang sedang menari sambil menggunakan topeng.

Baca juga: Kasus Omicron Tinggi, Tompi: Jangan Nongkrong Dulu Deh

Tarian tersebut menggambarkan suasana hati yang tengah dikhianati teman karena mereka hilang saat ia membutuhkannya.

Beberapa scene juga menampilkan orang tersebut yang sedang memahat topengnya sendiri untuk suasana hati.

Hal ini memiliki makna bahwa manusia memiliki peran untuk menentukan perasaannya.

Selain itu, terdapat juga dimana sang penari yang digambarkan sebagai sosok manusia berada pada teater yang kosong dan gelap.

Ini adalah hal yang menggambarkan keterpurukan. Sementara, kain hitam menggambarkan kekacauan dan energi negatif yang dipendam oleh sosok manusia yang ingin dia lepaskan.

Pesan mendalam memang ingin disampaikan oleh Tompi lewat video musik dari lagu ini.

Sama seperti lagunya, dia ingin menyampaikan bahwa sesama manusia sebaiknya harus saling tolong menolong dan saling dukung satu sama lain.

“Saya rasa lagu ini bisa jadi alternatif dan bisa didengarkan saat sedang merenung sekaligus mengingat masa-masa indah bersama teman masa lalu. Atau sekaligus jadi pengingat untuk menghubungi teman-teman yang sudah lama tidak kita hubungi,” ujar Tompi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com