Kompas.com - 23/01/2022, 10:10 WIB
YouTuber Korea Selatan, Free Zia. Instagram @dear.ziaYouTuber Korea Selatan, Free Zia.

KOMPAS.com - YouTuber Korea Selatan, Free Zia dibanjiri komentar jahat usai diduga tersandung kontroversi penggunaan barang palsu.

Komentar tersebut rupanya membuat YouTuber kelahiran 1997 itu syok.

Hal ini diungkap salah satu perwakilan agensi Hyowon CNC, Kim Hyo Jin sebagaimana dilansir Allkpop, Minggu (23/1/2022).

"Saya mencegahnya membaca komentar lagi karena dia kaget setelah membaca beberapa komentar kebencian," ucap Kim Hyo Jin.

Baca juga: Siapa Free Zia? YouTuber Korea Selatan yang Tersandung Kontroversi Barang Palsu

Beberapa komentar jahat yang membuat Free Zia syok adalah saat netizen melabeli YouTuber itu sebagai perusak citra negara.

Hyo Jin menegaskan bahwa tidak semua barang dari merek fesyen ternama yang dikenakan oleh Free Zia adalah palsu.

"Adalah kesalahan saya bahwa saya tidak memperhatikan masalah sebelumnya, tetapi tidak semua yang dia perkenalkan itu palsu," tutur dia.

Hyo Jin juga menjelaskan bahwa sejauh ini pihak agensi Free Zia belum memperbaharui jadwal aktivitas YouTuber itu di dunia hiburan.

Baca juga: Kisah Farida Nurhan, Mantan TKW yang Kini Sukses Jadi YouTuber

Semua jadwal dan perjanjian masuk dalam kontrak yang telah ditandatangani Free Zia dengan pihak klien.

Sebelumnya, aktivitas Free Zia di dunia hiburan pascatersandung konterovesi barang palsu diungkap oleh mantan wartawan hiburan yang kini jadi YouTuber, Lee Jin Ho.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.