Kompas.com - 20/01/2022, 07:49 WIB
Ernest Prakasa berpose saat peluncuran trailer film Comic 8: Casino Kings di Kemang Village XXI, Jakarta, Rabu (15/4/2015). Film garapan sutradara Anggy Umbara tersebut dibintangi oleh stand-up comedian antara lain Arie Kriting, Kemal Palevi, Babe Cabita, Bintang Timur, dan Mongol Stres yang menyamar menjadi agen rahasia. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO KRISTIANTO PURNOMOErnest Prakasa berpose saat peluncuran trailer film Comic 8: Casino Kings di Kemang Village XXI, Jakarta, Rabu (15/4/2015). Film garapan sutradara Anggy Umbara tersebut dibintangi oleh stand-up comedian antara lain Arie Kriting, Kemal Palevi, Babe Cabita, Bintang Timur, dan Mongol Stres yang menyamar menjadi agen rahasia. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

JAKARTA, KOMPAS.com- Sutradara Ernest Prakasa ungkap pandangannya atas pemberian nama 'Nusantara' sebagai nama ibu kota baru Indonesia.

Seperti diketahui, Ibu Kota Negara akan dipindahkan ke Kalimantan Timur.

Nama Nusantara untuk Ibu Kota baru itu diumumkan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, Senin (17/1/2022).

Bagi Ernest, nama Nusantara itu sudah mencakup Indonesia secara keseluruhan.

Baca juga: Ernest Prakasa Bicara soal Kritik hingga Rencana Buat Film Action Comedy

Sehingga akan terasa kurang tepat menggunakan nama Nusantara sebagai Ibu Kota.

"Sejak dulu makna 'Nusantara' adalah keseluruhan Indonesia. Kalo dijadiin nama Ibukota, buat gue sih agak janggal. Ya ga sih?" tulis Ernest di Twitter @ernestprakasa.

Unggahan Ernest itu kemudian mendapat beragam komentar dari netizen.

"Bukan hanya janggal tp malah menyempitkan makna Nusantara itu sendiri. Kl menurutku, sebaiknya nama ibu kota itu diambil dari kata yg melekat dg org Kalimantan, entah itu berkaitan dg budaya, sejarah/kehidupan jd ada rasa kebanggaan tersendiri bagi mereka," tulis @salendra18.

Baca juga: Klarifikasi Ernest Prakasa soal Anggapan Morgan Oey dan Dion Wiyoko Selalu Dipilih Jadi Pemain di Filmnya

"Salah bro.nusantara itu bukan hanya indonesia. Itu mencakup malaysia thailan brunai pilipina selatan. Indonesia bagian dari nusantara. Tapi nusantara itu indonesia saja ngak fair. Coba buka lagi buku sejarah," tulis @Salehb377453703.

"Orang minoritas punya opini yg baik sekalipun tetep aja ada banyak yg gak suka, ini kan menurut ko @ernestprakasa berasa janggal, kalo ada yg tidak spendapat ya sudah gak apa2 juga, mungkin selera pemilihan nama yg beda, ada yg ngasih nama anak nya broto atau udin itu kan lumrah," tulis @trz89.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.