Kompas.com - 13/01/2022, 22:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Boneka Si Komo dan Kak Seto merupakan dua bagian yang tak bisa dipisahkan.

Keduanya begitu populer di kalangan anak-anak di era 1990-an.

Namun, siapa sangka, Boneka Komo tenyata sudah ada sejak 1975, jauh sebelum terkenal dan tampil di layar kaca.

Baca juga: Cerita Kak Seto tentang Asal-usul Si Komo

“Kalau dalam catatan saya, lahirnya ide Komo itu tepatnya tanggal 1 Agustus 1975. Sudah lama, sudah 46 tahunan,” ujar Kak Seto saat dihubungi Kompas.com, Kamis (13/1/2022).

Usia Boneka Komo artinya sudah menginjak 46 tahun hingga saat ini.

Meski begitu, Kak Seto memastikan boneka Komo sama sekali tak berubah dan masih menjadi satu-satunya yang ada di dunia.

Baca juga: Kisah Terciptanya Si Komo, Berawal dari Kak Seto yang Sedih dengan Lirik Lagu Si Kancil

“Iya, betul hanya satu-satunya, tidak ada boneka lain manapun yang mirip seperti itu,” ucap Kak Seto.

Kak Seto menyebut, boneka tersebut ia beli dari San Fransisco, Amerika Serikat. Lalu, Komo dibentuk dan dijahit sendiri oleh tangan Kak Seto.

“Ini saya jahit, ada yang saya gunting, lidahnya yang panjang karena itu naga, terus saya pendekin, saya jahit juga,” ucap Kak Seto.

Baca juga: Sedih dengan Si Kancil, Kak Seto Akhirnya Ciptakan Si Komo

“Dan sampai sekarang masih ada boneka yang populer tahun 1990-an itu. Enggak ada cadangan,” lanjutnya.

Kak Seto hanya perlu menaruhnya dalam sebuah plastik guna menjaga kebersihan Si Komo.

“Kadang kalau saya masih muncul di YouTube ya itu aja bonekanya. Jadi itu saya rawat, saya simpan di bungkus plastik, ke mana-mana akan saya bawa,” tutur Kak Seto.

Kak Seto tentu saja sangat sayang pada Boneka Komo.

Baca juga: Si Komo Akan Punya Penampilan Baru

Berkat Si Komo, Kak Seto semakin dikenal di masyarakat, terutama saat mengisi program acara anak di stasiun TPI pada 1990-an.

Tidak hanya membuat cerita, Kak Seto juga menciptakan lagu-lagu di dalam cerita boneka Si Komo yang liriknya sederhana dan mudah dimengerti oleh anak-anak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.