Kompas.com - 12/01/2022, 20:01 WIB

KOMPAS.com - Artis Kim Kardashian dan petinju Floyd Mayweather digugat karena diduga menipu investor terkait promosi token kripto.

Keduanya dituntut lantaran meyakinkan para follower-nya untuk membeli token EthereumMax.

Keduanya dianggap mempromosikan token tersebut karena telah dibayar, tapi kemudian keluar setelah mengambil keuntungan dari melambungnya harga.

Para investor kripto EthereumMax kini menanggung beban karena harga yang melemah setelah ditinggal Kim Kardashian dan Floyd Mayweather.

Baca juga: Kim Kardashian Sebut Tak Ada Alasan Pertahankan Pernikahan dengan Kanye West

"Terlapor menyebutkan prospek perusahaan dan kemampuan investor untuk menghasilkan keuntungan yang signifikan karena 'tokenomi' yang kuat untuk token Emax," bunyi gugatan tersebut, dilansir dari Hollywood Reporter, Rabu (12/1/2022).

"Pada kenyataannya, para terlapor memasarkan token Emax ini kepada investor sehingga mereka bisa menjual keuntungan mereka dari profitnya," bunyi gugatan itu lagi.

Gugatan kelas aksi diajukan atas nama warga New York oleh pengacara John T. Jasnoch dari kantor of Scott + Scott di Pengadilan federal Los Angeles.

Ia mengajukan gugatan mewakili mereka yang memberi token tersebut dari 14 Mei hingga 27 Juni 2021.

Baca juga: Duel Floyd Mayweather Jr Vs Logan Paul Dianggap Settingan

Pada 14 Juni lalu, Kim Kardashian mengunggah iklan EthereumMax, yang tak memiliki hubungan dalam mata uang kripto Ethereum.

Dalam unggahnya itu, Kim Kardashian mengajak 250 juta pengikut di Instagram miliknya untuk membeli token EthereumMax.

Sementara Floyd Mayweather juga turut mempromosikan EthereumMax dalam celana tinjunya di pertandingan melawan Logan Paul.

Keduanya belum memberikan tanggapan terkait gugatan ini.

Baca juga: Kim Kardashian Lulus Ujian Hukum, Sempat Gagal Tiga Kali

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.