Kompas.com - 09/12/2021, 09:36 WIB

KOMPAS.com - Rapper Travis Scott membantah tuduhan, termasuk soal kelalaian, dalam tuntutan hukum yang diajukan terhadapnya mengenai tragedi Festival Astroworld.

Bantahan tersebut Travis Scott sampaikan melalui dokumen pengadilan yang ia ajukan pada Senin, 6 Desember 2021.

Sebagai informasi, lebih dari 140 tuntutan hukum telah diajukan dalam tragedi yang menewaskan 10 orang tersebut.

Baca juga: Travis Scott Minta Pengadilan Tolak Gugatan soal Konser Astroworld yang Tewaskan 10 Orang

Sebagian besar menuduh para terdakwa lalai dan hanya memikirkan penghasilan uang dalam jumlah yang besar dari konser tersebut.

Dilansir Kompas.com dari CNN US, juru bicara Travis Scott mengatakan, 6 dokumen yang diajukan rapper bersama label rekamannya, Cactus Jack, itu sebagai bentuk penyangkalan atas 6 tuntutan hukum.

"Terdakwa pada umumnya menyangkal tuduhan yang diajukan," bunyi dokumen pengadilan yang meminta klaim ditolak dengan prasangka.

Baca juga: Korban Jiwa di Konser Maut Travis Scott Bertambah Jadi 10 Orang, Terakhir Berusia 9 Tahun

Keluarga Bharti Shahani, mahasiswa berusia 22 tahun yang meninggal dunia di festival tersebut bersama kuasa hukumnya, Houston James Lassiter, mengkritik pengajuan dokumen Travis Scott.

"Upaya Travis Scott agar lari dari tanggung jawab ini justru memalukan dan sayangnya, benar terjadi," kata Houston James Lassiter yang juga mewakili beberapa peserta festival lainnya yang menderita luka parah.

"Dia terus menggunakan media sosial untuk menampilkan citra publik tentang seseorang yang berduka atas hilangnya nyawa akibat bencana yang disebabkan oleh tindakannya, dia diam-diam membayar pengacara selebriti untuk menyatakan bahwa korbannya tidak lebih dari bantuan simbolis dengan biaya pemakaman," lanjutnya.

Baca juga: Karier Travis Scott di Ujung Tanduk Usai Insiden 9 Orang Tewas dalam Konser Astroworld

Untuk diketahui, Travis Scott berujar, dia bakal membayar biaya pemakaman untuk mereka yang meninggal dunia dalam Festival Astroworld.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan setelah tragedi itu terjadi, Travis Scott mengaku bahwa hatinya sangat hancur melihat semua ini.

Adalah Festival Astroworld seketika berubah ketika penonton konser terinjak-injak hingga berjuang untuk bernapas di dalam kerumunan saat Travis Scott yang merupakan headliner mulai tampil pada 5 November.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.