Kompas.com - 05/12/2021, 16:33 WIB
Nicholas Sean Purnama di Pasific Place, Jakarta Selatan, Jumat (5/7/2019). CYNTHIA LOVANicholas Sean Purnama di Pasific Place, Jakarta Selatan, Jumat (5/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polsek Penjaringan Jakarta Utara menghentikan kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan Ayu Thalia terhadap Nicholas Sean Purnama.

Kuasa hukum Nicholas Sean Purnama, Ahmad Ramzy, enggan menyebut selebgram Ayu Thalia berbohong karena laporan terhadap kliennya sudah diberhentikan.

Hanya saja, dia menyebut laporan Ayu Thalia tidak ditemukan unsur pidana.

Baca juga: Kuasa Hukum Nicholas Sean Nilai Pelapor Tak Konsisten Susun Kronologi Peristiwa Penganiayaan

Oleh karana itu, Ahmad Ramzy memastikan bakal ada konsekuensi hukum untuk selebgram tersebut.

"Ya saya nyatakan bahwa itu tidak cukup bukti. Tidak ditemukan peristiwa tindak pidana. Orang kalau buat laporan polisi ada konsekuensi hukum kan," ujar Ahmad Ramzy saat dihubungi Kompas.com, Minggu (5/12/2021).

Ahmad Ramzy berujar, dia bakal mengawal kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan kliennya terhadap Ayu Thalia.

Baca juga: Disebut Jatuhkan Diri dari Mobil Nicholas Sean, Ayu Thalia: Sungguh Tidak Logis Pembelaannya

"Kita akan kawal proses laporan polisi kita di Polres Jakarta Utara, dan kita meminta pihak kepolisian untuk segera memberikan kepastian hukum kepada kita sebagai pelapor untuk bisa meningkatkan dari penyelidikan ke penyidikan," tegas Ahmad Ramzy.

Diketahui sebelumnya, Sean melalui kuasa hukumnya telah melaporkan balik Ayu Thalia dengan dugaan pencemaran nama baik setelah dirinya dituduh melakukan penganiayaan.

"Kemudian kemarin tanggal 31 Agustus 2021, NSP melaporkan AT ke Polres Metro Jakarta Utara, saat ini dalam pemeriksaan juga," kata Guruh saat ditemui awak media di Mapolres Jakarta Utara pada Rabu (1/9/2021).

Sean membantah semua tuduhan Ayu yang mengaku telah mengalami penganiayaan oleh Sean.

Kasus ini mencuat ketika Ayu melaporkan Sean atas dugaan kasus penganiayaan ke Polsek Penjaringan Jakarta Utara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.