Kompas.com - 03/12/2021, 22:01 WIB
Poster film Teka-Teki Tika Instagram @ernestprakasaPoster film Teka-Teki Tika

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus korupsi mantan Menteri Sosial Juliari Batubara menjadi inspirasi terbesar Ernest Prakasa dalam membuat film Teka-Teki Tika.

Fenomena kasus korupsi di Indonesia dan mudahnya masyarakat memberikan maaf membuat Ernest Prakasa terpikir menjadikannya sebuah ide cerita.

"Sebenarnya mungkin ada satu kasus yang muncul, waktunya pas gue lagi eksplorasi Teka-Teki Tika, yaitu korupsi bansos waktu itu," kata Ernest saat ditemui di Metropole XXI Jakarta Pusat, Jumat (3/12/2021).

Baca juga: Sheila Dara Ungkap Ide di Balik Gaya Mengangkat Kaki di Trailer Teka-Teki Tika

"Jadi harusnya di credit title ada terima kasih Pak Juliari Batubara. Tapi sejujurnya kasus itu jadi pemicu, penambah semangat, memang korupsi memprihatinkan sekali, orang cepat lupanya," lanjutnya.

Suami Meira Anastasia ini berpikir orang-orang di Indonesia sangat mudah melupakan dan memaafkan dosa para koruptor yang telah merugikan negara.

Sementara orang-orang yang memiliki kesalahan di mata hukum lebih ringan justru mendapat sanksi sosial yang berat.

Baca juga: Sheila Dara Jadi Anak Menyebalkan di Trailer Perdana Teka-Teki Tika

Ernest mencoba mengangkat hal ini dengan balutan komedi-misteri dalam film Teka-Teki Tika.

"Kayaknya kalau orang buat salah yang lain dosanya nempel terus, tapi kalau korupsi ya sudah orang udah move on nih, gampang banget maafkannya. Itu sih yang meresahkan," kata Ernest.

Seperti karya-karya sebelumnya, Ernest Prakasa dengan konsisten akan merilis film terbarunya di bioskop pada bulan Desember mendatang.

Teka-Teki Tika yang dibintangi oleh Sheila Dara Aisha akan mulai tayang di bioskop dari tanggal 23 Desember 2021.

Baca juga: Teaser Film Teka-Teki Tika Ramai Disebut Menyerupai Knives Out, Ernest Prakasa Bilang Begini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.