Kompas.com - 27/11/2021, 18:37 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Uno hadir nonton bersama film Losmen Bu Broto, di XXI Plaza Senayan. KOMPAS.com/Cynthia LovaMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Uno hadir nonton bersama film Losmen Bu Broto, di XXI Plaza Senayan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno hadir menonton bersama film Losmen Bu Broto di XXI Plaza Senayan, Jakarta.

Sandiaga datang bersama istri serta para pejabat Kemenparekraf dan tamu undangan lainnya.

Usai menonton, Sandiaga mengaku terkesan dengan film Losmen Bu Broto karya duet sutradara Eddie Cahyono dan Ifa Isfansyah yang mengangkat banyak pariwisata Kota Yogyakarta.

Baca juga: Review Film Losmen Bu Broto, Meski Konflik Terjadi, Keluarga Tetaplah Segalanya

“Film Losmen Bu Broto ini bisa juga untuk promosi pariwisata, tadi dilihat begitu kental tentang wisata Yogyakarta, yang juga kita lagi promosikan sebagai destinasi wisata super prioritas seperti Borobudur,” kata Sandiaga Uno di XXI Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (27/11/2021).

Tak hanya mempromosikan pariwisatanya, film Losmen Bu Broto juga menampilkan kuliner di Yogyakarta.

Selain itu, film tersebut juga cukup menggambarkan tentang keramahtamahan petugas homestay di Yogyakarta.

Baca juga: Maudy Ayunda Ungkap Makna di Balik Lagu Pulang, Soundtrack Losmen Bu Broto

“Keramahtamahan hospitallty dari Losmen Bu Broto itu merupakan adaptasi dari homestay atau boleh dibilang breakfast and dine in di salah satu destinasi unggulan di tengah-tengah ekonomi dan pandemi yang sekarang melanda kita,” ucap Sandiaga.

Sandiaga juga terkesan dengan baju adat khas Indonesia, kebaya yang juga ikut ditampilkan pemain film Losmen Bu Broto.

Termasuk, alat musik dan bahasa khas yang diangkat di film Losmen Bu Broto ini juga kata Sandiaga diharapkan bisa mengangkat destinasi wisata di Yogyakarta.

Baca juga: Lirik Lagu Pulang dari Maudy Ayunda, OST Losmen Bu Broto

Sama halnya seperti film Laskar Pelangi yang dirilis pada 2008 ternyata bisa mengangkat pariwisata Belitung sampai 1.800 persen dan membuka begitu banyak lapangan kerja.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.