Kompas.com - 01/11/2021, 20:46 WIB
Musisi Eka Gustiwana dari band Weird Genius YouTube Ngobrol AsixMusisi Eka Gustiwana dari band Weird Genius
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com – Lagu “Lathi” bisa disebut telah melambungkan nama grup musik Weird Genius.

Lagu tersebut membawa grup yang terbentuk pada 2016 itu memperoleh banyak penghargaan, baik di dalam maupun luar negeri.

Akan tetapi, lagu “Lathi” ternyata pernah ditolak di radio sebelum dirilis resmi dan meledak pada waktunya.

Baca juga: Eka Gustiwana Ungkap Cerita Awal Rekrut Sara Fajira sebagai Penyanyi Lagu Lathi

Hal itu diungkap oleh salah satu personel Weird Genius, Eka Gustiwana.

“Sebelum saya rilis ‘Lathi’, saya tawari ke radio. Nah, ada salah satu radio yang tolak, padahal saya (di ‘Lathi’) ada elektronik dan campuran tradisional sedikit,” kata Eka dikutip dari kanal YouTube NGOBROL ASIX, Senin (1/11/2021).

Musisi berusia 32 tahun itu bercerita, radio tersebut menolak “Lathi” dengan alasan unsur tradisional dalam lagu tersebut terlampau kuat.

Baca juga: Eka Gustiwana Ceritakan Asal Nama Weird Genius

“Kata mereka ‘radio ini urban, kita enggak bisa masukkan unsur tradisional di unsur musik kita’,” ucap Eka.

Eka pun menjadikan kritik tersebut sebagai masukan yang membangun.

Eka mencari cara agar unsur tradisional ini bisa diterima dan dipandang sebagai sesuatu yang menarik.

“Nah, itu pekerjaan rumah buat saya. Gimana image tradisional ini terdengar menarik, pop ya bisa juga ada tradisionalnya gitu,” lanjut Eka.

Baca juga: Gabung FloorInc, Eka Gustiwana Pastikan Aktivitas Weird Genius Tak Terganggu

Dia mengatakan sebenarnya karya Weird Genius tak selamanya berwarna tradisional.

“Kami hanya suka memasukkan unsur baru dalam musik kita,” tutur Eka.

“Lagu pertama itu Bali sebenarnya temanya, sekitar 2016. Itu kami ke Bali, di sanggar, kami belajar sedikit musik gamelan, habis itu kita masukkan di lagu kita,” kata Eka Gustiwana.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.