Kompas.com - 25/10/2021, 07:36 WIB
Bimbim Slank saat jumpa pers Konser TNDMT Glenn Fredly Untuk Slank di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Selasa (15/8/2017). KOMPAS.com/IRA GITABimbim Slank saat jumpa pers Konser TNDMT Glenn Fredly Untuk Slank di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Selasa (15/8/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Penabuh drum Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim menceritakan bagaimana grup bandnya merilis album minimal satu tahun sekali.

Bagi Bimbim dan personel Slank yang lain, lagu merupakan sebuah mimbar untuk berbicara mengenai berbagai macam hal seperti cinta, budaya, hingga sosial politik.

Dalam wawancara di kanal YouTube Enventori.id, Bimbim tidak menampik banyak penggemar, Slankers, yang mengomparasi album Slank dulu dan sekarang.

Menurut Bimbim, Slankers yang seperti itu tidak mengikuti perkembangan dan mengetahui lebih dalam prinsip Slank itu sendiri.

Di samping itu, Bimbim menceritakan bagaimana ia merasakan menjadi Slankers saat mengunjungi Abbey Road Studios, London, Inggris.

Tidak keluarkan album adalah sakau

Bimbim dan personel Slank yang lainnya mengusahakan untuk mengeluarkan album semaksimal mungkin satu tahun sekali.

Lagu-lagu yang ada di dalam album Slank dianggap Bimbim sebagai sebuah pesan yang berisi keresahan terhadap apapun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Misi apa yang kita mau bawa, ya kita keluarkan lewat album. Jadi, kalau enggak mengeluarkan album, malah (kayak) sakau gitu. 'Nih, gue ada sesuatu yang belum gue keluarin'," ucap Bimbim, dikutip Kompas.com, Minggu (24/10/2021).

Baca juga: Bimbim Slank: Kita Enggak Keluarin Album Malah Kayak Sakau

Sikap politik

Bimbim Slank berujar, seiring berjalannya waktu, zaman pasti berubah dan itu juga berlaku di tiap album Slank.

Pernyataan Bimbim ini sekaligus menjawab mengenai Slankers yang kerap kali mengomparasikan album Slank yang dulu dan sekarang.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.