Kompas.com - 17/10/2021, 17:19 WIB
Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi (Kak Seto) KOMPAS.COM/A. FAIZALKetua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi (Kak Seto)

JAKARTA, KOMPAS.com - Psikolog anak, Seto Mulyadi, sudah mengabdi selama 51 tahun di bidang pendidikan anak.

Pria yang akrab disapa Kak Seto ini pernah merasakan tujuh presiden berbeda selama hidup di Indonesia.

Dari ketujuh presiden itu, Kak Seto menyebut ada satu presiden yang tak pernah memanggilnya dengan embel-embel 'Kak'.

"Dari tujuh presiden, hanya satu yang tidak memanggil kak, yaitu Bung Karno," kata Kak Seto, dikutip Kompas.com dari kanal YouTube VINDES, Minggu (17/10/2021).

Kak Seto mengatakan, pernah bertemu dengan Bung Karno saat dirinya masih berusia tujuh tahun.

Baca juga: Rayakan Ultah dengan Menyamar Jadi Gembel, Kak Seto Ungkap Alasannya

Namun, pada saat itu, ia masih sangat kecil dan belum mendapat predikat 'Kakak' karena pengabdiannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejak era kepresidenan Soeharto, Kak Seto sudah mulai dikenal sebagai seorang psikolog anak.

"Dari mulai Pak Harto, kemudian Pak Habibie, Gus Dur, Ibu Mega, Pak SBY, dan Pak Jokowi memanggil kak semua," ujarnya.

Predikat Kak sendiri memang sudah melekat dan sangat identik dengan pria berusia 70 tahun tersebut.

Tak hanya presiden, mertuanya pun terkadang sering menyapanya dengan panggilan Kak Seto.

"Sampai mertua saya juga suka panggil kak karena semuanya sudah melekat saja," ucapnya.

Baca juga: Berusia 70 Tahun, Kak Seto Masih Olahraga Panjat Tebing dan Mau Coba Terjun Payung

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.