Kompas.com - 04/10/2021, 09:58 WIB
Ariel Tatum berbincang dengan Gading Marten. (Bidikan layar YouTube Vibe Indonesia #1). KOMPAS.com/Revi C RantungAriel Tatum berbincang dengan Gading Marten. (Bidikan layar YouTube Vibe Indonesia #1).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Ariel Tatum sempat mengidap gangguan mental Borderline Personality Disorder (BPD).

Penyakit mental ini lumayan memengaruhi kehidupan Ariel Tatum sehari-hari.

Pasalnya, perempuan kelahiran 8 November 1996 ini bisa merasakan sebuah unsur berkali-kali lipat dari yang dirasakan orang biasa.

Baca juga: Gara-gara BPD, Ariel Tatum Pernah Trauma dengan Hubungan Asmaranya

Jika sedang senang, Ariel Tatum akan merasa senang 200 kali lipat.

Sebaliknya, jika sedang bersedih, rasa itu juga bisa berkali-kali lipat lebih banyak dari biasanya.

1. Ingin akhiri hidup

Gara-gara gangguan mental ini, Ariel Tatum pernah terpikirkan untuk mengakhiri hidupnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

BPD tergolong berbahaya karena bisa membuat si pengidap terpikir untuk bunuh diri.

Baca juga: Idap BPD, Ariel Tatum Sempat Berpikir Mengakhiri Hidupnya

"Jadi gue ya beberapa kali (sempat terpikir untuk bunuh diri)," kata Ariel.

2. Trauma

Selain ingin mengakhiri hidupnya, BPD juga berpengaruh terhadap kehidupan percintaan Ariel Tatum.

Pemain film Selesai ini sempat mengalami trauma membangun hubungan asmara gara-gara BPD.

Baca juga: Ini Bagian Tubuh Favorit Ariel Tatum

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.