Kompas.com - 28/09/2021, 22:36 WIB
Band Shaggydog mengadakan jumpa pers tentang kesertaan mereka dalam South by Southwest (SXSW), yang akan diselenggarakan di Austin, Texas, AS, pada 15-20 Maret 2016. KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWANBand Shaggydog mengadakan jumpa pers tentang kesertaan mereka dalam South by Southwest (SXSW), yang akan diselenggarakan di Austin, Texas, AS, pada 15-20 Maret 2016.

JAKARTA, KOMPAS.com - Grup musik asal Yogyakarta, Shaggydog, tumbuh sebagai salah satu band beraliran ska yang aktif sejak 1997.

Aliran tersebut tercermin dalam lagu andalan Shaggydog, "Di Sayidan" yang hampir tak pernah absen dalam tiap konser mereka.

Baca juga: Cerita Lagu Di Sayidan Milik Shaggydog, Berawal dari Suasana Nongkrong

Dalam wawancara bersama pemimpin redaksi Kompas.com, Wisnu Nugroho, Shaggydog justru awalnya kurang familiar dengan musik ska.

"Kita bangun musik ska itu dari tahun 1996-1997, dan booming ska itu di tahun 1999. Jadi ya kalau diomongi, kita sebut itu musik aneh dan belum familiar," ujar Odyssey Sanco alias Bandizt pemain bas Shaggydog dikutip dari kanal YouTube Kompas.com, Selasa (28/9/2021).

"Tapi lambat laun orang tahu, setelah booming itu (lagu Di Sayidan) orang tahu semua musik ska itu," lanjutnya.

Baca juga: Pesta Meriah Perayaan 23 Tahun Perjalanan Shaggydog

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Vokalis Shaggydog, Heru Wahyono, juga tak menampik bahwa referensi musik seperti ska dan lainnya sering mereka ambil dari musisi luar Yogyakarta.

"Biasanya frekuensi itu dari Jakarta, Bandung, terus terang mereka secara referensi musik lebih jauh maju dan berbeda," ujar Heru.

"Nah mereka kalau nongkrong di Malioboro, itu sering cerita dengerin ini-itu," lanjut Heru.

Baca juga: Cerita Shaggydog saat Gabung ke Label Besar, Takut Dicap Jual Diri oleh Komunitas

Tak segan, Heru kerap meminjam CD (compact disc) yang mereka bawa untuk di-copy dan dipelajari.

"Bahkan mereka pinjamkan kaset CD buat kita copy. Dari situ kami dapat referensi dari teman-teman luar kota," tutur Heru.

Sebagai informasi, lagu "Sayidan" yang identik dengan ska itu kemudian mulai dikenal luas pada 2003 ketika lagu tersebut diterima oleh label EMI Music Indonesia.

Baca juga: Shaggydog Buka Konser Perayaan 23 Tahun dengan Kembali Berdansa

Lagu tersebut juga melambungkan nama Shaggydog sebagai salah satu band beraliran ska di pada 2003 hingga 2004.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.