Kompas.com - 28/09/2021, 11:29 WIB
Suasana tes wawancara dan pemeriksaan berkas administrasi penggelapan dan penipuan masuk CPNS di Gedung Bidakara, Jakarta Selatan. Sumber: Kuasa hukum para korban, Desi Saputri. Suasana tes wawancara dan pemeriksaan berkas administrasi penggelapan dan penipuan masuk CPNS di Gedung Bidakara, Jakarta Selatan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Seseorang bernama Karnu melaporkan anak penyanyi Nia Daniaty dan suaminya, Rafly Noviyanto Tilaar ke Polda Metro Jaya pada 23 September 2021.

Laporan beromor LP/B/4728/IX/SPKT/Polda Metro Jaya itu menyangkakan dengan Pasal 378 dan atau Pasal 372 dan atau Pasal 263 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) Tentang Penggelapan, Penipuan, serta Pemalsuan Surat.

Dalam perkara ini, Karnu mengaku sebagai salah satu korban Olivia Nathania yang melakukan penawaran untuk mengikuti Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Baca juga: Dilaporkan soal Penipuan CPNS, Anak Nia Daniaty Siapkan Bukti untuk Klarifikasi

Sementara, korban dari kasus dugaan penggelapan, penipuan, dan pemalsuan surat ini disebut telah mencapai 225 orang dengan kerugian ditaksir Rp 9,7 miliar.

Iming-iming


Agustin, korban pertama mantan guru Sekolah Menengah Atas (SMA) Olivia Nathania itu mengungkapkan bagaimana dia bisa percaya dengan penawaran ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah Olivia Nathania lulus SMA pada 2009, Agustin mengaku sudah tidak berkomunikasi lagi.

Baca juga: Penipuan CPNS Putri Nia Daniaty, Korban Jual Rumah hingga Sawah

Tetapi, pada November 2019, anak pelantun "Gelas Gelas Kaca" itu mendatangi sekolah tempat dia mengemban pendidikan dulu.

Karena tidak ada di sekolah, Olivia Nathania meminta nomor telepon Agustin kepada rekan guru yang lain.

Beberapa waktu kemudian, dia pun menghubungi Agustin untuk menawarkan apakah ada yang ingin ikut CPNS.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.