Masih Tanggung Biaya Keluarga Korban Tabrakan Dul, Ahmad Dhani: Harus Ngasih Ada atau Enggak Ada

Kompas.com - 26/09/2021, 10:35 WIB
Ahmad Dhani YouTube Deddy CorbuzierAhmad Dhani

JAKARTA, KOMPAS.com- Musisi Ahmad Dhani mengaku sampai saat ini masih menanggung biaya keluarga dari korban kecelakaan Dul tahun 2013 silam.

Awalnya Dhani hanya menceritakan bisnis karaokenya yang mati selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Padahal, pendapatan dari tempat karaoke itu yang biasanya Dhani gunakan untuk membiayai keluarga korban kecelakaan Dul.

"Kalau lu masih inget, gue kan masih nanggung janda-janda yang suaminya ditabrak Dul," kata Ahmad Dhani dikutip dari podcast Deddy Corbuzier.

"Dan itu biasanya gue ambilnya dari Masterpiece (tempat karaoke)," ujar Dhani lagi.

Baca juga: Sebut Lagu Paling Disesali, Ahmad Dhani: Banyak

Meskipun bisnisnya itu dalam keadaan mati yang mungkin akan bangkrut jika kondisi terus seperti sekarang, Dhani tetap berusaha menepati janjinya dulu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kan janda-janda itu enggak mau peduli, harus tetap ada," ucap Dhani.

"Harus ngasih, ada atau enggak ada," imbuhnya.

Bagi Dhani itu sudah menjadi tanggung jawab moral karena pernah berjanji untuk membiayai mereka sampai anak-anak korban tersebut lulus kuliah.

"Tertulis secara hukum?" tanya Deddy.

Baca juga: Ahmad Dhani Menyesal Pernah Bercita-cita Menjadi Musisi di Indonesia

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.