Kompas.com - 20/09/2021, 12:37 WIB
Iwan Fals turut menghibur para penonton di Mega Konser Akhir Cinta Si Doel di Studio RCTI plus,Kebon Jeruk, Jakarta Jumat(17/1/2020). KOMPAS.com/DIENDRA THIFAL RAHMAHIwan Fals turut menghibur para penonton di Mega Konser Akhir Cinta Si Doel di Studio RCTI plus,Kebon Jeruk, Jakarta Jumat(17/1/2020).
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi legendaris Virgiawan Listanto atau biasa dikenal dengan nama Iwan Fals menceritakan kisah lagu “Ujung Aspal Pondok Gede” yang dirilis pada 1985 silam.

Lagu tersebut rupanya berhubungan dengan pemakaman anaknya, Galang Rambu Anarki. Selain itu, Iwan menyebut peran Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Melalui kanal YouTubenya, Iwan Fals Musica, musisi berusia 60 tahun ini bercerita bahwa awalnya dia membeli sebuah lahan di Leuwimanggung yang ia kira Ujung Aspal Pondok Gede.

Baca juga: Iwan Fals Bicara soal Karate hingga Fakta Lagu Bento

“Saya beli di sini tahun 1982 ada rezeki dari album Oemar Bakrie waktu itu, saya belikan lahan di sini. Maksudnya buat investasi nantinya," tutur Iwan Fals seperti dikutip Kompas.com, Senin (20/9/2021).

Iwan mengatakan saat itu dia sudah berumah tangga dan Galang sudah lahir. Mereka tinggal di Bintaro ketika itu.

"Saya enggak bisa berdagang yang lain kan, kecuali menyanyi. Sudahlah saya beli tanah, siapa tahu nanti kan harga makin hari makin naik," kata Iwan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Iwan Fals Ungkap Asal Usul Lagu Bento, Ternyata Berasal dari Nama Ayam Jago Miliknya

Pada 1997, Galang meninggal dunia. Iwan Fals mengaku bingung untuk memakamkan Galang.

Sampai dia menghubungi Gus Dur untuk mengabarkan kematian putranya.

Selain itu dia juga bertanya tentang kemungkinan memakamkan putra sulungnya itu di rumah karena dia juga memiliki lahan di Condet.

Baca juga: Iwan Fals Sebut Lagu Bento Bukan Sindiran, tetapi…

“Beliau (Gus Dur) orang yang saya rasa penting untuk saya bertanya saat anak saya meninggal. Beliau selain ulama juga ngerti hukum. Beliau bilang ‘oh enggak bisa kalau di Jakarta dimakamin lahannya sudah penuh, padat, tapi kalau di luar Jakarta barangkali bisa,’” ucap Iwan Fals.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.