Kompas.com - 17/09/2021, 20:44 WIB
Artis peran Nafa Urbach berpose usai wawancara film Kembang Kantil di Kantor Redaksi Kompas.com, Palmerah Selatan, Jakarta, Selasa (10/4/2018). Film ini menjadi film horor pertama Nafa setelah lima tahun menolak berbagai tawaran main film horor. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELArtis peran Nafa Urbach berpose usai wawancara film Kembang Kantil di Kantor Redaksi Kompas.com, Palmerah Selatan, Jakarta, Selasa (10/4/2018). Film ini menjadi film horor pertama Nafa setelah lima tahun menolak berbagai tawaran main film horor.
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Nafa Urbach merasa diteror oleh jasa peminjaman online (pinjol) gara-gara namanya digunakan sebagai penjamin oleh oknum tak bertanggung jawab.

Dia dihubungi nomor-nomor tidak dikenal karena utang yang dilakukan orang lain, yang juga tidak dia kenal.

Meskipun awalnya tidak menanggapi, Nafa akhirnya bersuara terutama setelah muncul ancaman.

Baca juga: Cerita Nafa Urbach Namanya Terseret Pinjaman Online

“Iya (ada ancaman), di Whats App, pertama 'tolong disampaikan namanya A, dia harus bayar'. Terus saya cuekin, sampai akhirnya kata-kata kasar,” kata Nafa Urbach dikutip Kompas.com dari YouTube Najwa Shihab, Jumat (17/9/2021).

Nafa menyebutkan keluarganya juga jadi sasaran ancaman tersebut.

“Terus ada preman, profile picturenya kayak orang-orang preman gitu,” ungkap Nafa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Nafa Urbach Khawatir Banyak Kasus Bunuh Diri akibat Pinjaman Online

“Itu mulai kasar, mengancam, istilahnya kenapa kamu enggak mau bayarin utang teman kamu, enggak seberapa ini. Dia sudah menjaminkan nama kamu, kalau enggak keluarga kamu tanggung resikonya,” tambah Nafa lagi.

Nafa sebelumnya menceritakan bahwa ia tak mengetahui siapa orang menggunakan namanya sebagai penjamin.

Nafa juga sempat menanyakan kepada orang-orang yang bekerja di rumahnya. Namun hasilnya nihil.

Baca juga: Heboh Ikoy-Ikoyan Arief Muhammad, Nafa Urbach Ikut Ditagih

“Sampai akhirnya di rumah saya tanyain kenal enggak sama orang ini. Sampai Mba-mba (di rumah) saya minta untuk mengenali siapa tahu keluarganya mereka. Tapi tidak ada satupun, yang mengenali si punya KTP ini,” tutur Nafa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.