Kompas.com - 06/09/2021, 12:55 WIB
Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait saat mendatangi Polres Batu, Jawa Timur, Rabu (9/6/2021). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKKetua Komnas PA Arist Merdeka Sirait saat mendatangi Polres Batu, Jawa Timur, Rabu (9/6/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komnas Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) meminta seluruh saluran televisi dan media mainstream lainnya memboikot penyanyi dangdut Saipul Jamil.

“Saya ingin menyampaikan dengan tegas boikot Saipul Jamil dari seluruh tayangan televisi,” ujar Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, di kantor Komnas Anak, Senin (5/9/2021).

Baca juga: Trans TV Minta Maaf karena Undang Saipul Jamil di Acara Kopi Viral

Arist mengatakan, menayangkan Saipul Jamil suatu tindakan yang tidak mendidik dan bisa merusak gerakan perlindungan anak.

Pasalnya, Saipul Jamil adalah mantan narapidana kasus asusila (pencabulan anak di bahwa) dan penyuapan.

“Tidak mendidik bahkan itu merusak gerakan perlindungan anak, boikot. Saya minta stasiun televisi atau production house (PH) jangan memberikan kesempatan untuk melakukan (menayangkan Saipul Jamil) itu,” kata Arist Merdeka Sirait.

Baca juga: KPI Akan Kaji Tayangan di Dua Stasiun Televisi yang Hadirkan Saipul Jamil

Arist miris melihat stasiun televisi yang sudah menayangkan penyambutan Saipul Jamil usai bebas dari penjara.

Apalagi siaran tentang Saipul Jamil malah jadi tontonan yang ditunggu-tunggu masyarakat Indonesia.

“Karena peristiwa atau kejadian atau apa yang dia lakukan kekerasan seksual itu merupakan tindak pidana khusus yang tidak boleh diekspos,” kata Arist.

Baca juga: Petisi Boikot Saipul Jamil Capai 300.000 Tanda Tangan, KPI: Itu Suara Keresahan Publik, Harus Diperhatikan

Oleh karena itu, Arist meminta agar televisi maupun media mainstream lainnya tak hanya mencari keuntungan rating, melainkan harus memberikan edukatif.

“Boikot, saya minta masyarakat semua tayangan-tayangan Saipul Jamil yang dimuat atau disiarkan beberapa media termasuk televisi dan media online seterusnya,” ucap Arist.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.