Tak Sangka Emil Dardak Akan Terjun ke Politik dan Jadi Wagub Jatim, Arumi Bachsin: Awalnya Kerja Kantoran

Kompas.com - 19/08/2021, 14:50 WIB
Arumi Bachsin sedang berbincang dengan Emil Dardak. (Bidikan layar YouTube Emil Dardak). KOMPAS.com/Revi C Rantung Arumi Bachsin sedang berbincang dengan Emil Dardak. (Bidikan layar YouTube Emil Dardak).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Arumi Bachsin mengaku tak pernah membayangkan suaminya, Emil Dardak, akan terjun ke politik dan menjabat sebagai wakil gubernur Jawa Timur.

Arumi mengatakan, saat awal kenal, Emil Dardak hanya pegawai kantoran biasa.

Namun, ia tak menyangka suaminya akhirnya terpanggil untuk menjajal politik dan ambil peran dalam sistem pemerintahan.

Baca juga: Jadi Ibu PKK, Arumi Bachsin: Dulu Mikirin Diri Sendiri, Sekarang Mikirin Jumlah Stunting Anak

“Enggak ada (enggak kebayang jadi istri pejabat). Dulu kan mas Emil enggak ada urusan sama politik. Dia kerja kantoran. Tiba-tiba enggak tahu kenapa momentum aja. Waktu itu di tahun pilkada, terus mas Emil kayak kepanggil,” ujar Arumi dikutip Kompas.com di kanal YouTube de Hakims Story, Kamis (19/8/2021).

Arumi mengatakan, adanya peluang membuat Emil tertarik ikut politik.

Emil mulanya mencoba mencalonkan diri sebagai bupati di Tranggalek, tempat kelahiran ayah Emil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Jadi Istri Wakil Gubernur Jawa Timur, Arumi Bachsin Sering Latihan Pidato di Kamar Mandi

“Karena di Tranggalek enggak ada yang sosok (politik) enggak banyak. Karena ada yang kenal mas Emil (ngomong), ‘Mas Emil enggak mau coba (jadi bupati), kan Mas Emil orang Tranggalek.’ Ya sudah akhirnya coba-cobain aja,” kata Arumi.

Arumi mengatakan, Emil Dardak belum mengetahui keinginannya ke depan.

Sebab, Arumi melihat politik tidak bisa ditebak.

Baca juga: Cerita Perubahan Arumi Bachsin Saat Jadi Istri Pejabat

Ia mengatakan, kini Emil fokus untuk mengembangkan Jawa Timur sebagai wakil gubernur.

“Target jalanin aja mau jadi apa enggak bisa ditargetin. Apalagi di politik sangat tidak bisa diperhitungkan. Di politik ada track record penting," ucap Arumi.

"Enggak ada yang dilihat selain track record. Sudah kita mah enggak usah (pengin) tinggi-tinggi mikir ke depan aja. Ngumpulin track record aja,” lanjutnya. 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.