Kompas.com - 06/08/2021, 13:15 WIB
Dinar Candy saat ditemui, Jumat (9/8/2019). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNGDinar Candy saat ditemui, Jumat (9/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisioner Komnas Perempuan, Siti Aminah Tardi, mengimbau kepada pihak kepolisian untuk mempertimbangkan kasus dugaan pornoaksi dengan tersangka Dinar Candy.

Untuk diketahui, Dinar Candy ditangkap Polres Jakarta Selatan karena diduga melakukan pornoaksi di depan umum.

"Aparat penegak hukum khususnya kepolisian harus melihat ini secara komprehensif dan tidak mengedepankan penegakan hukum pidana," ujar Siti Aminah saat dihubungi awak media, Jumat (6/8/2021).

Siti Aminah berujar, penyidik harus melihat dan memahami kondisi psikologis Dinar Candy yang sedang stres atau tertekan lantaran pandemi Covid-19.

Baca juga: Dinar Candy Berbikini di Pinggir Jalan dan Berujung Jadi Tersangka Kasus Pornografi

"Tidak hanya DC, yang karena tertekan, karena ini menyebabkan mengalami kesulitan untuk membuat keputusan, termasuk dalam mengapresiasikan pendapatnya atas perpanjangan PPKM," kata Siti Aminah.

Siti Aminah menegaskan, mempidanakan bukanlah pilihan dan justru bakal memperburuk kesehatan mental Dinar Candy.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Yang dibutuhkan adalah pendampingan psikologis. Kepolisian juga dapat mempertimbangkan Surat Edaran Kapolri Nomor 8/VIII/2018 tentang Penerapan Keadilan Restorative Justice dalam Penyelesaian Perkara Pidana pada kasus ini," ujar Siti Aminah.

Untuk diketahui, Dinar Candy ditangkap polisi di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan pada Rabu (4/8/2021) pukul 21.30 WIB.

Baca juga: Kronologi Penangkapan Dinar Candy, Ditangkap Saat Keluar dari Rumah Temannya

Penangkapan ini merupakan buntut aksi protes Dinar Candy terhadap perpanjangan PPKM dengan mengenakan bikini di pinggir jalan.

Dari unggahan di akun Instagram miliknya, Dinar Candy terlihat membawa papan yang bertuliskan, "Saya stres karena PPKM diperpanjang lagi".

Kendati demikian, dari keterangan tertulis unggahan tersebut, Dinar Candy mengimbau agar masyarakat tidak menirunya.

"Warning!! Jangan tiru adegan ini!! Aku lagi cari pelampiasan, lagi stres," tulis Dinar Candy.

Namun, pemilik nama lahir Dinar Miswari itu sudah menghapus unggahannya tersebut.

Baca juga: Alasan Dinar Candy Pakai Bikini di Pinggir Jalan, Stres PPKM Diperpanjang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.