Kompas.com - 30/07/2021, 10:58 WIB
Aktris Scarlett Johansson sebagai Black Widow/Natasha Romanoff dalam film Black Widow, produksi Marvel Studios. MARVEL STUDIOS/JAY MAIDMENTAktris Scarlett Johansson sebagai Black Widow/Natasha Romanoff dalam film Black Widow, produksi Marvel Studios.

KOMPAS.com - Aktris Scarlett Johansson menggugat The Walt Disney Co. pada Kamis (29/7/2021).

Johansson menganggap Disney telah melanggar kontrak karena merilis film Black Widow di Disney+ pada 9 Juli, bersamaan dengan peluncuran di bioskop.

Black Widow merupakan salah satu film yang dirilis bersamaan antara bioskop dengan layanan streaming online karena pandemi Covid-19.

Baca juga: Asosiasi Pemilik Bioskop di Hollywood Protes Perilisan Black Widow di Disney+

Aktris berusia 36 tahun itu mempertanyakan keputusan Disney yang mengorbankan potensi Black Widow menarik penonton di bioskop demi mengembangkan layanan streaming mereka.

Strategi perilisan ganda ini juga sempat diprotes keras oleh National Association of Theatre Owners atau NATO.

Disney mengklaim telah mengantongi pendapatan pembukaan global sebesar 200 juta dollar dari bioskop dan Disney+.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Space Jam: A New Legacy Geser Black Widow di Puncak Box Office Hollywood

"Berdasarkan informasi yang ada, keputusan untuk melakukan perilisan ganda ini setidaknya karena Disney melihat kesempatan untuk mempromosikan layanan berlangganannya dengan menggunakan film dan Scarlett Johansson," bunyi gugatan dari Scarlett Johansson seperti dilansir The Hollywood Reporter, Jumat (30/7/2021).

Gugatan yang didaftarkan di Los Angeles itu menyatakan ketika Scarlett Johansson menandatangani kontrak dengan Marvel Studios ada jaminan Black Widow ditayangkan secara eksklusif di bioskop.

Baca juga: Segera Tayang, Berikut 4 Fakta Menarik Film Black Widow

Pihak Johansson menganggap strategi Disney merilis Black Widow di Disney+ bersamaan dengan di bioskop tersebut dilakukan demi menambah jumlah serta mempertahankan jumlah pelanggan di tengah kompetisi layanan streaming.

Gugatan itu menyebutkan "langkah itu tidak hanya menaikkan nilai Disney+ tetapi juga secara sengaja menyelamatkan Marvel dari membayar bonus box office kepada Scarlett Johansson".

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.