Kompas.com - 29/07/2021, 07:14 WIB
Vanessa Angel saat ditemui di kawasan Tendean,  Jakarta Selatan, Selasa (5/6/2018). Ira Gita/ Kompas.comVanessa Angel saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (5/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Vanessa Angel merupakan salah satu pesohor Tanah Air yang tidak bisa menikmati masa kecilnya dengan bermain seperti teman sebayanya.

Sebab, Vanessa harus bekerja menjadi tulang punggung keluarga selepas ibundanya meninggal dunia saat dia masih berusia 10 tahun.

Dia putus sekolah, rutinitas setiap hari hanyalah bekerja, lalu pulang ke rumah, dan kembali mengulanginya keesokan harinya.

Baca juga: Cerita Vanessa Angel Kehilangan Hak Bermain Saat Remaja karena Jadi Tulang Punggung Keluarga

1. Obsesi ayah

Semua ini didasari oleh obsesi ayahnya, Doddy Sudrajat, yang melihat Vanessa memiliki potensi besar untuk menjadi artis ternama di Indonesia.

Oleh karena itu, Vanessa memulai pekerjaannya menjadi Cover Girl saat usianya belasan tahun.

"Sebenarnya gua enggak pengin jadi artis. Bukan kemauan gue, gue tuh tomboi banget dulu, main basket yang panas-panasan," kata Vanessa seperti dikutip Kompas.com dari kanal YouTube Curhat Bang Denny Sumargo, Rabu (28/7/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Awal Vanessa Angel Kenal Bibi Ardiansyah, dari Bali Berlanjut ke Jakarta

Saat pertama kali terjun, yang ada di dalam benaknya hanyalah, "mau enggak mau harus nurut bokap, karena bokap keras".

"Jadi gue, ya sudah, enggak bisa melawan. Ikutin aja," ujarnya lagi.

2. Tidak tahu uang yang diterima dan larangan ayah

Seiring berjalannya waktu, Vanessa berhasil masuk ke manajemen artis.

Baca juga: Kehidupan Vanessa Angel Sempat Tidak Terkontrol akibat Gagal Menikah

Oleh karena itu, dia harus berhenti sekolah demi menghidupi keluarganya.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.