Kompas.com - 23/07/2021, 17:48 WIB
Komika Arie Kriting YouTube Authenticity IDKomika Arie Kriting

JAKARTA, KOMPAS.com - Komika Arie Kriting punya pengalaman memalukan gara-gara berbicara menggunakan bahasa khas Indonesia timur.

Pengalaman itu terjadi kala pria asal Sulawesi Tenggara itu baru kuliah di Institut Teknologi Nasional Malang, Jurusan Perencanaan Wilayah dan Tata Kota, dulu.

"Pas orientasi jurusan, kami disuruh bikin maket. Saya presentasi. Bersemangat gitu kan. Waktu itu kami bikin tower di atas gunung," tutur Arie Kriting, dikutip dari kanal YouTube Authenticity ID, Jumat (23/7/2021).

Baca juga: Positif Covid-19, Arie Kriting: Mohon Maaf Mungkin Sempat Lalai dan Lengah

Seniornya lantas menanyakan alasan membuat menara seperti itu.

"Saya berapi-api jawabnya tuh, 'Ya, kami memang bikin tower di atas gunung supaya (sinyalnya) tidak terpele'. Pele itu bahasa timur, artinya terhalangi," tuturnya.

Seketika, Arie Kriting mendapat sorakan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Arie Kriting Sebut Standup Comedy Jadi Panggungnya untuk Perjuangkan Indonesia Timur

"Habis saya diteriaki sama semua senior, teman-teman, 'Apa itu terpele? Apa itu terpele?'. Sempat, 'astagfirullahaladzim'," ujarnya.

Menurut pria kelahiran 1985 itu, pada momen tertentu hal semacam itu dapat membuat seseorang trauma dan ragu.

"Saya rasa, kalau tidak paham ya bisa tanya kan. Kayak, 'Mohon maaf Pak, itu pele maksudnya apa ya?'. Bisa kita jelaskan kan, tapi kalau langsung dihujat seperti itu mungkin kita bisa jadi gugup," kata Arie Kriting menyarankan.

Baca juga: Positif Covid-19, Arie Kriting: Mohon Doa dan Support

Ketika mendapat sorakan itu Arie mengaku malu sekali, sampai dua semester jika disinggung kata pele. Bahkan ia sempat dipanggil dengan sebutan Pele.

"Itulah kenapa ketika pele orang tidak paham bikin kita malu. Nah kalau orang ngomong 'Gocap, goceng', saya kan tidak paham, tapi kan Anda tidak harus malu," ucapnya lagi.

Ia pun mengakui malu jika dimintai uang dengan istilah gocap atau goceng karena tidak mengerti.

"Itu, menurut saya gap-nya terasa di situ sih," ujarnya.

 

 


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.