Kompas.com - 11/07/2021, 12:16 WIB
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Instagram @ramadhaniabakrieNia Ramadhani dan Ardi Bakrie

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasangan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie telah dibawa ke BNN Pusat untuk jalani rehabilitasi dari penyalahgunaan narkoba pada Minggu (11/7/2021) pagi.

“Sudah tadi pagi (dibawa ke BNN). (Dibawa) ke BNN Pusat,” ujar Kasat Narkoba Polres Jakpus Kompol Indrawienny Panjiyoga saat dihubungi Kompas.com, Minggu.

Baca juga: Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Direhabilitasi Berdasarkan Rekomendasi BNN

Panji mengatakan, Nia dan Ardi menjalani rehabilitasi setelah hasil asesmen mereka keluar.

Hasil asemen tersebut menyatakan mereka adalah pengguna narkoba.

“Proses asemen itu memang untuk menentukan orang yang diasesmen ini layak atau tidak (untuk direhabilitas). Hasil rekomendasi assesmen BNN Pusat, Ardi dan Nia agar untuk direhabilitasi. Tim asesmen (yang memeriksa) ada Polri, kejaksaan, dokter dan psikolog BNN,” kata Panji.

Panji mengatakan, belum mengetahui sampai kapan Ardi dan Ardi direkomendasikan untuk menjalani rehabilitasi di BNN Pusat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: BNNP DKI Belum Terima Pengajuan Asesmen Rehabilitasi Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie

Meski begitu, ia memastikan proses hukum tetap akan berjalan sampai persidangan berlangsung.

“Yang perlu ditekankan adalah walaupun mereka jalani rehabilitasi, perkara ini tetap diproses secara hukum dengan pengadilan gitu. Itu yang perlu dikasih tahu, jadi jangan berpikiran rehabilitasi tapi proses hukum enggak berjalan. Proses ini kita lanjutkan sampai persidangan,” tutur Panji.

Diketahui, Nia Ramadhani, Ardi Bakrie, dan sopir pribadinya berinisial ZN ditangkap pada Rabu (7/7/2021).

Baca juga: Pernyataan Aburizal Bakrie dan Pihak Keluarga atas Penangkapan Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani


Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, ketiga tersangka mengaku mengonsumsi sabu- kurang lebih baru lima bulan terakhir.

Mereka mengonsumsi dengan alasan tekanan pekerjaan di tengah pandemi Covid-19.

Para tersangka untuk sementara dijerat dengan Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkotika.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.