Kompas.com - 17/06/2021, 17:12 WIB
Cinta Laura Khiel Tangkapan layar YouTube PUELLA IDCinta Laura Khiel

JAKARTA, KOMPAS.com - Aktris dan model Cinta Laura diketahui merupakan keturunan Indonesia-Jerman.

Dari kecil hingga remaja, Cinta Laura tinggal di luar Indonesia karena mengikuti ayahnya yang bekerja sebagai General Manager Hotel Grand Hyatt.

Karena lahir dan dibesarkan di luar negeri, Cinta Laura memiliki keunikan, yakni aksen bicara seperti campuran antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Namun, keunikan tersebut ternyata berujung pada perundungan.

"Kata mereka waktu itu 'kenapa sih, bahasa Inggris? kan Cinta di Indonesia?' Aku tahu sebagian dari kalian enggak punya niat bully sama sekali," ucap Cinta Laura dikutip dari kanal YouTube PUELLA ID, Kamis (17/6/2021).

Baca juga: Pelajar Jadi Terdampak karena Kasus Covid-19 Meningkat, Cinta Laura: Berhenti Egois

"Bahkan, sering sekali aku dengar banyak orang saat itu menganggap aksenku sebagai sebuah hiburan atau sumber pujian, dan aku sangat bersyukur akan hal itu," kata Cinta lagi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Cinta Laura mengaku, cukup terpukul menerima perundungan tersebut. Pasalnya, saat itu ia baru berumur 13 tahun.

"Bagi yang bully, aku ingin kalian berpikir sejenak. Saat itu aku baru berumur 12 atau 13 tahun. Bayangkan untuk anak kecil semuda itu yang belum menemukan identitas dirinya, apa yang ada di pikirannya?" ujar Cinta Laura.

Aktris berusia 27 tahun ini sempat kesal karena aksen khasnya tersebut sempat diparodikan ke dalam sebuah lagu.

Baca juga: Cinta Laura Blak-blakan Ogah Beli Tas Bermerek hingga Suka Makan Ikan Asin

Dampaknya, Cinta Laura tak bisa melupakan bully-an tersebut selama bertahun-tahun.

"Dampak dari bully-an tersebut berlangsung selama delapan sampai 10 tahun. Luka pisau bisa disembuhkan dengan obat, tetapi luka di hati belum tentu ada obatnya dan butuh waktu lama untuk sembuh," tutur Cinta.

Kemudian, pelantun "Cinta atau Uang" ini menilai, budaya bully hanyalah kebiasaan buruk yang hanya mematikan keberanian orang lain.

"Bullying atau perundungan adalah masalah serius di semua negara. Apalagi bullying dalam bentuk verbal atau digital, karena bebasnya dan cepatnya era digital sekarang," ujar Cinta Laura.

Baca juga: Cinta Laura Bicara soal Konten YouTube Miliknya, Ingin Mengedukasi hingga seperti Najwa Shihab


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.