Kompas.com - 16/06/2021, 11:56 WIB
Tedy Pardiyana saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (10/2/2020). KOMPAS.com/IRA GITATedy Pardiyana saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (10/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada 30 Maret 2021, penyanyi Rizky Febian melaporkan Tedy Pardiyana ke Polda Jawa Barat atas kasus dugaan penggelapan aset mendiang Lina Jubaedah.

Laporan ini dia buat karena Tedy Pardiyana tidak kunjung mengembalikan sebagian aset Lina Jubaedah yang Rizky Febian klaim beberapanya atas nama dia sendiri.

Baca juga: Rizky Febian: Saya akan Kasih Hak Tedy Pardiyana tapi Balikin Dulu Aset Saya

Lalu bagaimana perkembangan kasus tersebut? Berikut rangkuman Kompas.com

Sudah 15 saksi

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Erdi Adrimulan Chaniago mengatakan, kasus dugaan penggelapan aset hak waris dengan terlapor Tedy Pardiyana masih terus berjalan.

Sejauh ini, kata Erdi, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi termasuk Tedy Pardiyana.

Baca juga: Status Tedy Pardiyana Masih Saksi Kasus Dugaan Penggelapan Aset Rizky Febian

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sampai sekarang, sudah ada 15 saksi yang sudah kita periksa," kata Erdi seperti dikutip Kompas.com dari kanal YouTube Cumicumi, Selasa (15/4/2021).

Sementara itu, Erdi berujar bahwa penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Barat tengah menunggu hasil audit dari pihak bank yang bersangkutan dengan rekening mendiang Lina Jubaedah.

"Mengapa kita tunggu? Itu adalah hal yang terpenting, yang terkait tentang pengaduan yaitu penipuan penggelapan di mana permasalahan ini terkait masalah dana yang ada di rekening almarhum," ucap Erdi.

Baca juga: Perasaan Rizky Febian Terwakili Lewat Lagu Hingga Tua Bersama

Erdi juga menegaskan status Tedy Pardiyana masih sebagai saksi kasus dugaan penggelapan aset yang dilaporkan Rizky Febian.

Erdi mengatakan, pihaknya belum bisa menentukan lebih lanjut sebelum hasil audit dari pihak bank diterima oleh penyidik.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X