K-Popers dan Gerakan Sosial di Indonesia

Kompas.com - 10/05/2021, 07:28 WIB
Ilustrasi tanda cinta ala penggemar K-Pop SHUTTERSTOCK/BOONTOOM SAE-KORIlustrasi tanda cinta ala penggemar K-Pop

Oleh: Yohanes Widodo

SIKLON tropis Seroja memorak-porandakan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (3/4/2021) lalu. Di saat yang sama, media-media besar di Jakarta, juga Presiden Joko Widodo, sibuk mengurusi pernikahan Atta-Aurel, pasukan K-Popers Indonesia bergerak dan membangun inisiatif dengan membuat alert dan menaikkan tagar #prayforNTT. K-Popers menjadi inisiator dan top influencer.

Menurut data dari Drone Emprit berjudul "Siklon Seroja dan Aurel-Atta" pada 3 -5 April 2021, inisiatif ini dimulai dari akun @cibancaa, seorang K-Popers asal NTT. Gusar karena NTT porak poranda, namun media-media Jakarta dan pemerintah belum juga tergerak, Minggu (4/4/2021) pukul 16.58, dia membuat cuitan di Twitter.

"Satu NTT udah porak-poranda tapi masih belum masuk berita nasional. banjir bandang, longsor, hujan angin, pohon tumbang, jembatan rubuh, dll, terjadi di sebagian besar wilayah NTT. The government must take some actions. #kupang #prayforNTT atta, kimi, jihoon," tulis @cibancaa.

Tagar #prayforNTT pun jadi trending topic. Menariknya, cuitan yang paling banyak di-retweet sebagian dari akun K-Popers.

Di sini kita bisa melihat bagaimana femomena fandom di Indonesia, dalam hal ini K-Popers, memiliki kekuatan dan mampu dalam mendesakkan atau memengaruhi isu publik.

Fenomena fandom

K-Pop telah menjadi salah satu produk budaya paling kuat di Asia Timur, dan kini makin populer di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

K-Popers adalah fans atau fandom, yakni sekumpulan orang yang memiliki ketertarikan di bidang dan tujuan yang sama yaitu mendukung idola mereka. Fans berperan aktif menghubungkan dunia mereka dengan karakter tokoh idolanya. Selain mengagumi idola, fans juga.

K-Popers umumnya tergolong fanatik atau die-hard fans. Tak sebatas menyukai karya-karya idolanya, mereka juga mengikuti proses awal terbentuknya grup, mengupdate perkembangan management idola mereka, dan mendukung dengan mengikuti kegiatan idola dengan menonton konser musik ataupun menonton filmnya.

Grup K-Pop memiliki fans masing-masing. Misalnya, ARMY menjadi sebutan fans untuk BTS dan NCTzen untuk fans NCT. Di Indonesia, K-Popers dikenal sebagai fans yang sangat kompak. Banyak yang menyebut mereka seperti segerombolan pasukan yang siap bergerak kapan saja untuk selalu mendukung sang idola.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X