Kompas.com - 03/05/2021, 15:26 WIB
Vokalis band Deadsquad , Daniel Mardhany (berbaju tahanan orange) menghadiri rilis pers kasus penyalahgunaan narkotika di Polres Metro Jakarta Utara, Senin (3/5/2021). KOMPAS.com/VINCENTIUS MARIOVokalis band Deadsquad , Daniel Mardhany (berbaju tahanan orange) menghadiri rilis pers kasus penyalahgunaan narkotika di Polres Metro Jakarta Utara, Senin (3/5/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Vokalis band Deadsquad, Daniel Mardhany, diciduk pihak kepolisian lantaran kasus dugaan penyalahgunaan narkoba, Sabtu (1/5/2021).

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Dermawan mengungkap kronologi penangkapan Daniel Mardhany.

"Kami bergerak menuju lokasi yaitu di rumah tersangka DM di sebuah rumah di kawasan Pamulang dan benar pada Sabtu 1 Mei 2021 sekitar pukul 16.00 WIB terjadi penyalahgunaan narkotika. Di tempat kejadian, ada saudara AA dan DM," ujar Guruh dalam konferensi pers yang digelar di Polres Metro Jakarta Utara, Senin (3/5/2021).

Baca juga: Vokalis Deadsquad Ditangkap, Polisi Sita Sebutir Prohiper

Setelah diinterogasi, AA diketahui merupakan eks drummer band Deadsquad.

Saat ditangkap, polisi menyita barang bukti berupa tembakau sintetis dan obat prohiper (metilfenidat) dari tangan AA.

AA mengaku, barang bukti tersebut ia dapatkan dari tersangka Daniel Mardhany.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Vokalis Deadsquad Daniel Mardhany Mulai Kenal Musik Metal dari Slipknot

"Dari tangan AA, polisi menyita barang bukti tembakau sintetis seberat 2,57 gram. Dan dari tangan DM polisi menyita sebutir obat prohiper yang termasuk dalam psikotropika golongan 2," tutur Guruh menambahkan.

Setelah penangkapan, keduanya kemudian digiring ke Polres Metro Jakarta Utara dan menjalani tes urine.

Hasilnya, AA dan Daniel Mardhany positif ganja.

Baca juga: Vokalis Deadsquad Daniel Mardhany: Gue Enggak Bisa Nyanyi, Teriak-teriak Aja

"Dua orang tersebut dibawa ke Polres Metro Jakarta Utara dan ketika dites urine, keduanya positif menggunakan ganja," ucap Guruh.

Keduanya disangkakan Pasal 127 Ayat 1 huruf A UU Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman untuk AA empat tahun, sedangkan Daniel Mardhany dua tahun penjara.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.